Ffi 2016 Masih Diwarnai Wajah Lama

indopos.co.id – Reformasi yang didengungdengungkan Badan Perfilman Indonesia (BPI) selaku penyelengara Festival Film Indonesia (FFI) belum maksimal. Masih ada kekurangan yang dilakukan BPI. Salah satunya, munculnya wajah lama dipenyelenggaraan FFI 2016.

Terlihat, Ada dua wajah yang masih mewarnai ajang penghargaan tertinggi bagi dunia perfilman di Indonesia itu. Siapa mereka? Olga Lydia dan Lukman Sardi. Jika tahun lalu Olga menjadi ketua penyelenggara FFI 2015. Tahun ini, perempuan berusia 39 tahun tersebut menjadi ketua dewan juri. Sedangkan Lukman Sardi yang sebelumnya menjadi ketua Bidang Media dan Publikasi FFI 2015.

Baca Juga :

Tahun ini, pria berusaia 45 tahun itu berada di kursi Ketua Panitia pelaksan FFI 2016. ”Kebetulan pertama diajakin. Kedua tahun lalu saat saya membantu rekan-reka saya. Saya membuat sebuah laporan yang supaya lebih baik dari tahun ketahun,” ujar Olga Lydia saat jumpa pers Festival Film Indonesia (FFI) 2016 di Restoran kembang Gula, Sudirman, Jakarta Selatan, kemarin (21/7).

Presenter dan artis kelahiran Jakarta, 4 Desember 1976 mengaku tak pernah meminta untuk bisa duduk kembali di kursi kepengurusan Festival Film Indonesia (FFI) tahun ini. Olga mengaku diminta langsung oleh ketua Bidang Pelaksana FFI 2016 untuk membantu bidang penjurian. ”Dari tahun lalu tidak ada interpensi dari manapun. Kita bekerja sebaik-baiknyanya karena kita kerja untuk kemajuan perfilman tanah air,” ujar artis berusia 39 tahun itu. Jika pun tahun ini dirinya tak berada di kursi ketua. itu pun tidak menjadi persoalan.

Baca Juga :

” Ini bukan masalah turun naik karena buat saya ini apa yang ingin saya lakukan buat industri ketua atau juri buat saya sama saja. yang penting saya bisa berbuat yang terbaik,” ujar produser eksekutif negeri 5 manara itu. Dibawah kepemimpinan Lukman Sardi dan rekan-rekannya. Olga pun berharap terdapat perbaikan yang dilakukan. Salah satunya menambah satu kategor baru.

”Kita menjajaki kategori baru karena kita lihat film Indonesia kansnya bisa leading di Asean sekaligus kita mau nunjukin ke dunia Internasional bahwa Asian punya film bagus” jelasnya. Lukman Sardi selaku ketua ketua penyelenggara FFI 2016 mengaku berusaha maksimal dalam menyelenggarakan FFI kali ini. ”Kita selalu berusaha melakukan perbaikan dari tahun sebelumnya. Tema tahun ini kita ambil adalah restorasi, kita juga bahas masalah sensor. Akan ada rangakaian acara menuju awarding night,” pungkasnya. (anh)

Baca Juga :

loading...

Komentar telah ditutup.