Alexa Metrics

Spanyol Pilih Pecatan Porto Tangani Timnas

Spanyol Pilih Pecatan Porto Tangani Timnas

Indopos.co.id- INGGRIS segera mengumumkan sosok  Sam Allardyce sebagai pelatih barunya. Dalam waktu nyaris bersamaan, Federasi Sepak Bola Spanyol atau RFEF, menunjuk Julen Lopetegui sebagai entrenador anyar mereka. Lopetegui resmi diangkat RFEF sebagai suksesor Vicente Del Bosque yang kontraknya berakhir per 31 Juli nanti. ”RFEF sudah resmi menunjuknya sebagai pelatih baru. Rencananya malam ini (dini hari tadi, Red) dia akan diperkenalkan kepada publik di Las Rozas,” sebut RFEF dalam pernyataan resminya.

Tak ada prestasi yang bisa dibanggakan Lopetegui di level klub.  FC Porto yang terakhir kali dia tangani, juga tak gagal meraih trofi.  Imbasnya, per 8 Januari lalu dia harus meninggalkan Porto.  Nah, dengan catatan kelam semacam itu, kenapa RFEF tetap menunjuk Lopetegui ?

Rupanya, RFEF terkesan dengan rekam jejak Lopetegui saat menangani tim junior Spanyol.  Dalam dua tahun beruntun Lopetegui mampu memberikan trofi juara bagi Spanyol. Empat tahun silam, Lopetegui sukses mengantarkan Spanyol menjuarai Euro U-19.

Setahun kemudian, ganti trofi juara Euro U-21 yang dibawa pulang ke Spanyol setelah menang 4-2 atas Italia. Hebatnya, dari 23 nama yang dibawa Del Bosque dalam Euro 2016 lalu ,lima pemain di antaranya merupakan produk dari racikan Lopetegui. Antara lain David De Gea, Alvaro Morata, Koke, Thiago Alcantara dan Marc Bartra.

Itu belum termasuk nama-nama lainnya yang sempat dipanggil Del Bosque di kualifikasi Euro 2016 ataupun laga uji coba. Seperti Dani Carvajal, Isco, dan Asier Illarramendi. Nama-nama itu yang kemungkinan bakal kembali menjadi tulang punggung Spanyol. Tentunya dengan dipadukan pemain-pemain senior seperti Sergio Ramos dkk.

Nah, laga uji coba menghadapi Belgia pada 1 September mendatang, akan menjadi debutnya sebagai pelatih tim senior Spanyol. Empat hari kemudian, Spanyol mengawali kualifikasi Piala Dunia 2018 menghadapi Liechtenstein. Otomatis, untuk kedua laga itu Lopetegui punya waktu efektif kurang dari 50 hari. ”Sebagai pelatih timnas yang baru, saya ditantang bagaimana caranya agar membuat pemain kami padu dalam sebuah turnamen besar dengan waktu persiapan yang amat singkat,”  tutur Lopetegui kepada ESPN. (ren/bas)



Apa Pendapatmu?