PK Ditolak MA, Freddy Budiman Masuk Daftar Eksekusi

Indopos.co.id– Harapan gembong narkoba Freddy Budiman untuk lepas dari regu tembak eksekutor hukuman mati akhirnya kandas. Mahkamah Agung resmi menolak peninjauan kembali (PK) perkara Freddy. Nama Freddy pun kini sudah masuk daftar eksekusi mati jilid III.

Ditolaknya PK Freddy itu telah diumumkan secara resmi di situs database putusan MA. Majelis hakim yang diketahui Andi Samsan Ngaro dalam putusannya menolak PK yang diajukan Freddy lewat pengacaranya, Untung Sunaryo.

Baca Juga :

Kepala Biro Hukum dan Humas MA Ridwan Mansyur membenarkan adanya putusan tersebut. ’’Iya, ditolak, kembali pada putusan sebelumnya,’’ kata Ridwan. Putusan sebelumnya yang dimaksud adalah vonis mati oleh Pengadilan Negeri Jakarta Barat pada 2012. Vonis tersebut dijatuhkan karena Freddy mendatangkan 1,4 juta butir ekstasi dari Tiongkok.

Untung Sunaryo mengaku belum mendapatkan salinan putusan. ”Setelah dapat, nanti saya konsultasi dengan dia (Freddy, Red),’’ ujarnya.

Baca Juga :

Shamima Begum Hadapi Hukuman Mati

Freddy selama ini memang tak pernah jera berbisnis narkoba. Meski telah menjalani hukuman di penjara, dia beberapa kali tetap menjalankan jejaringnya. Bahkan, dia pernah mengembangkan produksi narkoba di dalam Rutan Cipinang.

Bahkan, setelah pemindahan ke Nusakambangan, Badan Narkotika Nasional (BNN) tetap bisa mencium jaringan yang dikembangkan Freddy dari jeruji besi. Terakhir BNN dan Ditjen Bea Cukai Kemenkeu membongkar penyelundupan 33 kg sabu-sabu yang disembunyikan di kotak besi seberat 800 kg.

Baca Juga :

Komentar telah ditutup.