Pengurus RW Dilibatkan, Pengawasan Proyek Jalan Lingkungan Diperketat

indopos.co.id – PELAKSANAAN proyek perbaikan jalan lingkungan di Jakarta Utara (Jakut) kini melibatkan peran serta masyarakat, khususnya para pengurus Rukun Warga (RW). Hal itu dilakukan untuk menjamin proyek dilaksanakan sesuai dengan kontrak antara kontraktor dengan Sudin Bina Marga.

Salah satu peranan yang dilakukan oleh pengurus RW berada di Kecamatan Cilincing. Puluhan pengurus RW di wilayah tersebut meminta kontraktor untuk tidak mengerjakan proyek jalan lingkungan secara asal-asalan.

Baca Juga :

Pasalnya ditemukan sejumlah pengerjaan proyek yang tidak sesuai dengan target waktu yang ditetapkan. “Pengerjaan jalan lingkungan, harus dikerjakan dengan benar. Jangan sampai tidak selesai, namun malah ditinggal oleh kontraktornya,” tegas Ketua RW 01, Kelurahan Sukapura, Kecamatan Cilincing, Ali Sadikin kepada INDOPOS, kemarin.

Ali mengungkapkan, terdapat proyek perbaikan jalan lingkungan yang tidak tuntas pada tahun 2015. Yakni meliputi RW 01 dan 04. “Perbaikan jalan tidak selesai, ditinggal begitu saja,” keluh dia.

Baca Juga :

Angkat Sumber Radio Aktif

Dia pun menduga bahwa proyek sejumlah jalan lingkungan pada tahun sebelumnya, diduga tidak sesuai kontrak. Hingga membuat jalan menjadi cepat rusak.

“Dulu pengerjaan jalan lingkungan, pengurus RW tidak dilibatkan. Pada tahun ini, pengurus RW oleh Sudin Bina Marga ikut dilibatkan untuk  membantu koordinasi dan memonitor, perbaikan jalan lingkungan,” ungkap Ali.

Baca Juga :

Untuk diketahui, perbaikan jalan lingkungan sebelumnya dilakukan oleh Sudin Perumahan. Namun pada tahun ini, pengerjaan jalan seluruhnya dilakukan Sudin Bina Marga. Ali mengatakan, ada 37 RW di Kecamatan Cilincing yang dilibatkan  terkait pengerjaan jalan lingkungan.

“Sekarang, kalau pengerjaan jalan lingkungan yang dikerjakan oleh perusahaan tidak selesai, tidak bisa ditinggal begitu saja. Vendor atau kontraktor harus bertanggungjawab. Sekarang RW  dan  pengurus lingkungan ikut memonitor pembangunan di wilayahnya,” beber dia.

Hal senada diungkapkan, Ketua RW 05, Keluruhan Cilincing Marsono menyambut baik dilibatkannya pengurus RW dalam memonitor perbaikan jalan lingkungan. “Kami optimis pengerjaan jalan juga akan semakin bagus. Begitu juga dengan kualitasnya,” tegas dia.

Sementara itu, Lurah Semper Barat Benhard mengatakan, pengurus RW akan membantu pengawasan perbaikan jalan lingkungan. “Pengurus RW akan membantu melakukan monitoring pembangunan di wilayahnya,” tandas dia.

Tujuannya supaya pembangunan jalan dilakukan dengan benar. Sesuai kontrak. Sehingga sarana jalan tersebut, benar-benar  dapat dimanfaatkan oleh warga.

Di sisi lain, Kasie Pemeliharaan Jalan Sudin Binamarga Jakut Sutarno membenarkan, perbaikan jalan lingkungan mulai tahun ini dikerjakan pihaknya. Sebelumnya dilakukan oleh Sudin Perumahan.  “Jalan lingkungan yang dimaksud itu yang lebarnya dibawah 3 meter. Satu RW bisa lima sampai 10 lokasi. Dilibatkannya RW untuk koordinasi lingkungan,” imbuh dia.

Sutarno mengatakan, pengerjaan jalan lingkungan saat ini tengah dilakukan. Sebelumnya, pada pertengan Juli sudah dilakukan penandatanganan kontrak. Seperti di wilayah Cilincing, Koja dan Kelapa Gading.

“Kalau vendor, atau kontraktor tidak mengerjakan dengan benar akan diblack list. Mereka tidak bisa lagi ikut proyek tersebut. Harapan kami, dari Sudin Bina Marga, dilibatkannya pengurus RW akan membuat pengerjaan jalan lingkungan menjadi sesuai kontrak. Atau tidak ada lagi pengerjaan jalan yang dilakukan asal-asalan,” pungkas Sutarno. (dai)


loading...

Komentar telah ditutup.