Alexa Metrics

Jose Guerra Terdepak dari Persija

Jose Guerra Terdepak dari Persija

Indopos.co.id– Kebersamaan Jose Adolfo Guerra dengan skuad Persija Jakarta berakhir sudah. Setelah sebulan lebih absen akibat cedera lutut, manajemen Macan Kemayoran memutuskan melepas penyerang asingnya itu.

Presiden Persija Ferry Paulus mengatakan Jose dilepas karena faktor nonteknis. Yaitu, cedera lutut yang dialaminya tidak kunjung membaik. Diprediksi, Jose baru bisa kembali bermain pada akhir putaran pertama Indonesia Soccer Championship (ISC) 2016. Situasi ini memaksa Persija mengambil keputusan cepat.

“Ya, Jose kami pulangkan. Sebab, menurut perhitungan dokter dia baru bisa bermain pada dua pertandingan terakhir di putaran pertama ISC,” ucap Ferry, Senin (25/7).

Pertimbangan lain Persija melepas penyerang yang baru mencetak satu gol itu karena faktor kebugaran. Jika Jose pulih dari cedera yang dialaminya, pemain bernomor punggung 18 itu tidak akan bisa bermain selama 90 menit. “Kami sudah melihat perkembangannya akan seperti itu. Maka per hari ini Jose tidak dipertahankan Persija,” kata Ferry.

Selain itu, Dokter Persija Nanang Tri Wahyudi menerangkan, sebenarnya cedera yang dialami Jose tidak tergolong parah. Namun, menangani cedera lutut membutuhkan waktu yang tidak sebentar. “Ya, mengobati cedera lutut tidak bisa cepat. Kami harus berhati-hati,” jelas dia.

Pencetak gol terbanyak Liga Venezuela seri B bersama Yaracuyanos pada 2014–2015 tersebut mendapati cedera lutut pada Jumat pagi (3/6). Tepatnya saat tim ibu kota menggelar pertandingan uji coba melawan julukan Persija U-21 di Lapangan Villa 2000, Pamulang, Tangerang Selatan. Saat itu, di tengah pertandingan, Jose yang sedang tanpa bola tiba-tiba duduk lalu meringis kesakitan sembari memegangi lutut.

Menurut Nanang, penyerang berusia 29 tahun tersebut terkena cedera akibat kurang konsentrasi. Apalagi, saat itu, permukaan lapangan tidak rata. “Tadinya, saya memprediksi Jose hanya bakal absen dua pekan,” papar dia.

Dengan kepergian Jose, Pelatih Persija Paulo Camargo kini hanya memiliki lima penyerang lokal hingga putaran pertama ISC berakhir. Yakni, Bambang Pamungkas, Rachmat Afandi, Rudi Setiawan, Aldi Al Achya, serta Ambrizal Umanailo.

Sebelumnya, jelang kompetisi ISC 2016 bergulir, Persija sudah pernah menyeleksi beberapa legiun asing berposisi gelandang serta striker. Di antaranya, Shohei Matsunaga (Jepang), Rafael Lima (Brasil), Abdelkebir Khairullah (Maroko), Patrick da Silva (Brasil), Gilbert Fiamenyo (Ghana), serta Pierre Boya (Kamerun).

Nama terakhir sebenarnya hampir saja bergabung bersama Macan Kemayoran, namun saat itu Camargo lebih memilih Jose Adolfo Guerra untuk mengisi satu slot pemain asing Persija. (fdi)



Apa Pendapatmu?