Serdadu Tridatu Waspada Spirit Tentara

INDOPOS.CO.ID – Meski menjamu PS TNI yang menjadi juru kunci klasemen sementara ISCA A, Bali United sama sekali tak boleh lengah dan terpeleset, apalagi meremehkan. Terlebih, badai cedera masih enggan pergi dari skuad Serdadu Tridatu. Menghadapi PS TNI di Stadion Kapten I Wayan Dipta nanti malam (live Indosiar, 20.00), Bali United kehilangan hampir sepuluh pemain akibat dibekap cedera.

Pelatih Bali United, Indra Sjafri mengaku sudah siap untuk melawan PS TNI. Selain itu, secara mental, dirinya mengaku Bali United memang sangat termotivasi dengan rekor pertemuan melawan PS TNI. Apalagi, laga kali ini dilakukan di kandang sendiri.

Baca Juga :

“Kami memang termotivasi dalam pertandingan ini,” ungkapnya. Dia juga akan melakukan beberapa perubahan strategi dalam laga kali ini. Mengingat ada banyak pemain yang dibekap cedera. Selain itu, persiapan juga lebih pendek dari laga-laga sebelumnya. Bali United akan merotasi beberapa pemain. seperti Mahdi Fahri Albaar yang kemungkinan besar akan mengisi pos dari Hasyim Kipuw.

Sementara Kipuw akan menjadi bermain di lini tengah seperti yang diperlihatkannya pekan lalu. Selain itu, Coach Indra akan memasukkan nama Syakir Sulaiman yang masih dibekap cedera di susunan pemain hari ini. “Ini untuk melengkapi 18 pemain yang ada,” terangnya Dengan banyaknya pemain cedera, dirinya sudah mendaftarkan lima pemain dari Bali United B ke tim senior.

Baca Juga :

“Banyaknya pemain yang cedera, membuat kami harus mendaftarkan lima pemain dari U-21 agar bisa berlaga di kompetisi ini,” jelasnya. Mereka adalah Komang Sujana,Bayu, Fadiel Arbiansiah, Samsul Pelu, dan Andika Pratama. “Sebelum tanggal 30 Juli, semua pemain harus bisa didaftarkan agar pada saat melawan Persegres tanggal 1 Agustus sudah bisa memperkuat tim,” ujar pelatih Bali United B, Wayan Arsana.

Namun, PS TNI tidak mau menganggap remeh tim asuhan Indra Sjafri tersebut. Namun, ada optimisme tinggi bagi Legimin Raharjo dkk. Pada pertandingan sebelumnya, mereka sukses menekuk Barito Putra 2-1. Mereka pun bakal bertanding dengan spirit khas tentara di tengah moral yang sedang menanjak. Asisten Pelatih PS TNI Edi Saputra menjelaskan, timnya akan berusaha membalas kekalahan pada pertemuan pertama di laga uji coba 6 Februari lalu. “Misi kami yang jelas adalah balas dendam atas kekalahan di kandang Bali,” ungkapnya. (lit/aim/jpg)


loading...

Komentar telah ditutup.