Alexa Metrics

Buwas Digadang PKB, Dinilai Punya Prestasi Cemerlang

Buwas Digadang PKB, Dinilai Punya Prestasi Cemerlang

INDOPOS.CO.ID – SOSOK Kepala Badan Narkotika Nasional (BNN) Komjen Polisi Budi Waseso (Buwas) diam-diam memikat hati Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) di DKI Jakarta. Bahkan partai yang lahir dari organisasi besar Nahdlatul Ulama (NU) bersedia memberikan dukungan kepada Buwas dalam Pemilihan Gubernur (Pilgub) DKI 2017.

Dia mengatakan, Buwas terbukti tegas dalam memimpin. Sikap tersebut dianggap bisa menjadi modal besar untuk berkompetisi dengan calon gubernur lainnya. Sejauh ini, DPP PKB juga sudah menjalin komunikasi dengan Buwas ihwal tawaran maju sebagai calon gubernur DKI Jakarta.

“Komunikasi dilakukan langsung oleh DPP PKB karena Pak Budi Waseso tidak melakukan pendaftaran ke DPW PKB. Kenapa Pak Budi Waseso, karena untuk melawan incumbent butuh orang tegas,” kata Hasbiallah, kemarin.

Meskipun keinginan PKB mendukung Buwas di Pilgub DKI Jakarta 2017 sangat kuat, hingga saat ini seluruh calon gubernur masih memiliki peluang yang sama untuk memperoleh dukungan PKB.

Terlebih di setiap pertarungan politik, PKB selalu meminta restu dari para ulama NU sebelum menentukan dukungannya. “PKB tidak mungkin berjalan tanpa restu kiyai NU. Terbukti dalam Pilpres 2014, semua kader PKB solid mendukung Pak Jokowi karena ada restu ulama,” ungkap Hasbiallah.

Selain diinginkan oleh PKB, Buwas juga tengah dilirik Partai Gerindra dan PPP. Namun Budi mengaku menolak diusung menjadi calon gubernur DKI. “Saya itu bukan orang politik,” tutur dia.

Buwas menilai, partai politik tidak dapat asal-asalan menunjuk seseorang untuk diusung menjadi kepala daerah. Terlebih lagi, Buwas merasa tidak berkompeten menjadi kepala daerah. “Orang kan tidak boleh asal-asalan. Ditunjuk kalau saya tidak ada kompetensi di situ, ya tidak mungkin,” tandas dia.

Apalagi hingga kini, mantan kepala Bareskrim Polri itu mengaku belum ada pendekatan dari Partai Gerindra kepada dirinya terkait persoalan dimaksud. Hanya saja, dia menganggap langkah Partai Gerindra merupakan hal yang dapat ia terima. Sebab parpol boleh mengusung siapa pun menjadi kepala daerah lantaran dianggap mampu membawa perubahan yang lebih baik. (wok)



Apa Pendapatmu?