PPP : Reshuffle Jilid II Menjadi Penguat Pemerintah DI Parlemen

INDOPOS.CO.ID – Perombakan kabinet atau reshuffle yang dilakukan oleh Presiden Joko Widodo (Jokowi) ditanggapi oleh Sekretaris Jenderal PPP, Arsul Sani, dia berharap reshuffle berimplikasi pada penguatan dukungan politik terhadap pemerintah di legislatif pascamasuknya Partai Golkar dan PAN dalam pemerintahan.

“Salah satu sisi dari reshuffle adalah memperkuat pondasi dukungan politik kepada pemerintahan Jokowi-JK dengan masuknya PAN dan Golkar dalam kabinet, maka diharapkan penguatan pondasi politik ini terimplementasikan secara nyata di legislatif,” katanya di Jakarta, Kamis (28/7).

Baca Juga :

Sejumlah Syarat Disebutkan Jokowi

Arsul Sani menjelaskan, seluruh parpol yang masuk dalam Koalisi Parpol Pendukung Pemerintahan (KP3) tidak boleh berperilaku seperti oposisi dalam bersikap kepada pemerintah di DPR. Arsul menilai sikap kritis memang tetap harus dikedepankan sebagai bentuk mekanisme check and balances terhadap kerja-kerja kabinet dan pemerintahan.

“Namun perbedaan kebijakan-kebijakan dasar harus diselesaikan secara internal antara parpol pendukung dengan pemerintah,” ujarnya.

Terakhir, Anggota Komisi III DPR ini menambahkan kesan bahwa perombakan adalah bagi-bagi kekuasaan adalah wajar karena masuk dua parpol baru dalam barisan pemerintahan. Namun dia menilai kalau melihat komposisinya maka reshuffle tidak mengorbankan aspek profesionalitas dalam memilih menteri.

“Prasangka baiknya adalah reshuffle ini bisa memperbaiki kinerja pemerintahan,” katanya. (amd)

Baca Juga :

Reshuffle Kabinet Tak Pengaruhi Pasar


loading...

Komentar telah ditutup.