PB PON Kejar Waktu Jelang Test Event

INDOPOS.CO.ID– Panitia Besar Pekan Olahraga Nasional (PB PON) berusaha intens untuk menjalankan persiapan akhir ajang yang dimulai September mendatang. Di sisa waktu yang ada, sejumlah venue masih membutuhkan percepatan renovasi sebelum test event pertengahan Agustus mendatang.

Setidaknya ada 12 venue yang menjadi prioritas utama PB PON untuk segera diselesaikan. Antara lain, gantole, paralayang, equestrian, terjun payung, layar, softball, panahan, bowling, squash, kriket, tenis, menembak. Sebagian besar masih membutuhkan sentuhan akhir yang ditargetkan rampung awal Agustus pekan depan.

Baca Juga :

PABSI Bantu Selesaikan Masalah Deni

Hal ini setelah Tim Pengawas dan Pengarah (Panwasrah) PB PON meninjau langsung persiapan akhir Jawa Barat menggelar PON XIX 2016. Suwarno, dari tim Panwasrah menjelaskan bahwa kekurangan tersebut harus segera diselesaikan. ”Konsentrasi utama nanti memang terpusat di Gelora Bandung Lautan Api (GBLA), tetapi venue lainnya juga harus diperhatikan,” sebutnya.

Sebagaimana diketahui, opening dan closing ceremony PON nantinya akan kembali ke GBLA. Ini setelah ada permohonan dari Pemprov Jabar untuk menggunakan Stadion yang sempat mendapatkan perbaikan lantaran ada sedikit kerusakan pasca masalah korupsi.

Baca Juga :

Pertandingan Persib Bandung kala menjamu Persija Jakarta 16 Juli lalu menjadi pedoman PB PON untuk menyiapkan pengamanan ekstra pada saat opening closing event nantinya. ”Karena Presiden Joko Widodo juga sudah memastikan hadir, kami tidak mau kecolongan,” terang Ketua Bidang Pertandingan PB PON XIX/2016 Jabar, Yudha M Saputra.

Menurut Yudha, langkah timnya sudah memperlihatkan percepatan dalam proses pengerjaan renovasi. ”Apalagi test event juga akan dimulai,” ujarnya. Dalam test event nantinya, PB PON juga akan mengoptimalkan perangkat pertandingan yang ada untuk melihat sejauh mana persiapan Jawa Barat untuk menjadi tuan rumah multievent terbesar di Indonesia itu.

Baca Juga :

Hoki Jadwalkan Try Out ke Belanda

Khusus pengamanan venue, terutama di GBLA, Yudha mengatakan bahwa pihaknya sudah bekerja sama dengan Polda Jawa Barat untuk mengamankan venue. ”Kami ingin membuktikan Jabar bisa sukses menggelar event besar ini,” ujar Kepala Dispora Jabar itu. (nap)

Komentar telah ditutup.