Headline

Waspada KIS Palsu Beredar

Redaktur:
Waspada KIS Palsu Beredar - Headline

INDOPOS.CO.ID  - Polres Cimahi menemukan Kartu Indonesia Sehat (KIS) palsu hasil dari pengembangan kasus Kartu BPJS palsu. Bukti baru itu ditemukan saat pihak Kepolisian melakukan penggeledahan di Kantor Yayasan Rumah Peduli Dhuafa (RPD), di Jl. Sangkuriang, Selasa (26/7) lalu. "Kami baru menemukan 38 KIS palsu pada saat penggeledahan. Dari keterangan tersangka, mereka sudah membuat 150 KIS," ujar Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi. . Namun, sampai saat ini pihaknya belum mendapat informasi terkait penggunaan KIS oleh masyarakat. Modus yang dilakukan dalam pembuatan KIS pun tidak jauh berbeda dengan modus pembuatan kartu BPJS. Para tersangka melakukan pengecekan warga yang menjadi pemohon pembuatan kartu. "Para tersangka mengecek data pemohon pembuatan kartu. Jika belum terdaftar sebagai penerima KIS, mereka buatkan," katanya. Masih terkait kasus BPJS, setelah menetapkan tersangka berinisial AS yang berstatus ketua yayasan RDP, polisi kembali menetapkan satu tersangka berinisial US. US merupakan bawahan AS yang bertugas sebagai koordinator di Wlayah Kabupaten Bandung Barat (KBB). "Dari keterangan Pelaku, dia bertugas menawarkan jasa pembuatan kartu BPJS di wilayah KBB. Untuk KIS juga dia cetak sendiri," ujarnya. Di hari yang sama, Polres Cimahi melakukan koordinasi dengan BPJS Kota Cimahi ke Kantor BPJS di Jl. Sangkuriang, Kota Cimahi. Kapolres Cimahi, AKBP Ade Ary Syam Indradi menanyakan kepada pihak BPJS terkait prosedur pembuatan BPJS, termasuk kartu KIS. Usai pertemuan tersebut, Ade mengatakan penerbitan KIS hanya bisa dilakukan di kantor BPJS. "Tadi sudah diperlihatkan semua mekanisme dan prosedurnya. KIS hanya bisa dicetak di Kantor BPJS," ujarnya. Kepala BPJS Kota Cimahi, Yudha Indrajaya mengungkapkan terdapat perbedaan yang mencolok antara KIS asli dan palsu. "(KIS) yang asli tidak tercantum E - ID, karena menggunakan barcode," terangnya. Ia pun mengimbau masyarakat untuk membuat kartu layanan kesehatan dengan mendatangi langsung ke kantor BPJS. "Persyaratannya gampang, dan tidak ada pungutan biaya," terangnya. (bbb)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Kontainer Tabrak Pohon Rindang

Internasional / Korban Tewas Bom Sri Lanka Jadi 156 Orang

Banten Raya / Tenggak Hajar Aswad, Pengunjung FM3 Tewas

Daerah / Dana Taktis Tak Cukup Tangani Jalan Longsor

Daerah / Jalan Desa Terseret Longsor

Banten Raya / Heboh, Penemuan Mayat Menggantung di Jaura Lebak


Baca Juga !.