Alexa Metrics

Walau Kalah, Pelatih Tottenham Terkesan Pada Pemain Muda

Walau Kalah, Pelatih Tottenham Terkesan Pada Pemain Muda

INDOPOS.CO.ID– Tottenham Hotspur mengakhiri kiprahnya di turnamen pramusim International Champions Cup (ICC) di Melbourne Australia dengan raihan negatif.  Menyusul dua kekalahan, pada laga perdana Hotspur kalah 1-2 dari Juventus, pada (26/7), sore kemarin, lanjut lagi mereka takluk dari Atletico Madrid, pada (29/7)

Adalah tandukan Diego Godin lima menit sebelum turun minum yang membuat Spurs, tim dari ajang Premier League ini harus pulang dari Australia dari tangan hampa. Namun, tactician Mauricio Pochettino tidak terlalu kecewa dengan dua kekalahan pasukannya tersebut.

Pochettino mengatakan, dia menjadikan ajang ini untuk memperkuat timnya dengan menurunkan para pemain muda. Ketika melawan Juventus, Pochettino menurunkan pemain seperti bek kanan DeAndre Yedlin (23 tahun), Dominic Ball (20 tahun), dan striker baru Vincent Janssen yang berusia 22 tahun.

Adapun saat kontra Atletico, pelatih 44 tahun yang sempat diisukan bakal mengisi jabatan pelatih timnas Argentina itu memasukkan Cameron Carter-Vickers (18 tahun), dan Anton Walkes (19 tahun) sebagai tandem di jantung pertahanan setelah Pochettino tak bisa menurunkan Kevin Wimmer, dan Jan Vertonghen karena cedera.

Sementara Toby Alderweireld dan Eric Dier masih menikmati masa istirahat usai tampil memperkuat timnas Belgia dan Inggris di Euro 2016. ”Sangat menarik melihat mereka bermain melawan tim kuat dan aku melihat hal positif bagi pemain ini di masa mendatang,” kata Pochettino seperti dilansir ESPN.

Eks pelatih Espanyol dan Southampton itu memberikan contoh bagaimana duet Carter-Vickers dan Walkes memukau dirinya di lini belakang selama 90 menit.

Dalam kacamata Pochettino, Carter-Vickers dan Walkes mampu maladeni permainan dari pilar lawan yang lebih senior darinya seperti Fernando Torres maupun Godin meski akhirnya harus kebobolan. Pochettino lebih menyalahkan kepemimpinan wasit yang mengesahkan gol Godin karena menganggap kapten timnas Uruguay itu berada dalam posisi offside.

”Cameron dan Anton begitu muda namun sangat bertalenta. Tentunya kami tidak perlu mencari bek tengah tambahan di bursa transfer,” kelakar Pochettino.

Selain Carter-Vickers dan Walkes, Pochettino juga memuji Janssen meskipun tidak mencetak satu gol pun sepanjang ICC.

Eks bintang AZ Alkmaar yang menjadi topscorer Eredivisie dengan torehan 27 gol itu memang masih beradaptasi dengan strategi permainan Pochettino. ”Tetapi, dia begitu bekerja keras dan mampu membuat sejumlah peluang,” paparnya.

Terpisah, entrenador Los Rojiblancos, sebutan Atletico, Diego Simeone, senang dengan performa Gabi dkk yang mampu menghasilkan kemenangan pertamanya di ICC.

Bagi Simeone, Atletico semakin berkembang dengan mampu mempertahankan permainan sehingga gawang Jan Oblak bisa cleansheet. ”Kami memulai dengan passion, dan bakal terus melanjutkannya sampai akhir,” tuturnya. (apu)



Apa Pendapatmu?