Headline

Hukuman Mati Tak Disoal Negara Lain

Redaktur:
Hukuman Mati Tak Disoal Negara Lain - Headline

INDOPOS.CO.ID - Hukuman mati yang sudah dan akan dilakukan Indonesia kembali menarik perhatian dunia. Beberapa pihak malah menilai ditundanya 10 terpidana hukmat dikarenakan tekanan dari asing. Untuk diketahui saat ini sudah 4 terpidana maati yang telah dieksekusi dari total 14 yang terjadwal. Adapun Pakar Hubungan Internasional dari UI, Hikmahanto Juwana melihat tak ada kekhawatiran dari pihak asing terkait hukuman mati ini. Sebab, Jaksa Agung HM Prasetyo sendiri sudah mengeluarkan pernyataan terkait hukuman mati. Isinya bahwa Indonesia saat ini tengah mempertimbangkan segala sesuatunya dari aspek hukum secara yuridis maupun non yuridis. ”Jadi menurut saya, negara-negara itu tidak terlalu mempersoalkan. Walaupun harapan mereka hukuman mati tidak dilakukan terhadap warga negaranya yang divonis eksekusi mati,” kata Hikmahanto kepada wartawan, Jumat (29/7). Dengan hal ini, pemerintah dan masyarakat tak perlu khawatir akan terjadi penarikan Duta Besar seperti yang dilakukan Brasil beberapa waktu lalu. Apalagi, nama-nama dalam daftar terpidana mayoritas berasal dari negara-negara di Benua Afrika. Pemerintah dari benua tersebut sejak lama tak pernah mempermasalahkan jenis hukuman itu. ”Nama-nama terpidana mati kebanyakan dari negara afrika yang secara tradisional mereka tidak pernah memiliki sejarah mempermasalahkan hukuman mati,” tuturnya. Mengenai ancaman dari dunia internasional, Hikmahanto melihat perlunya pola pikir yang harus diubah oleh masyarakat di luar sana. Sama seperti aspirasi mereka yang diteruskan dalam bentuk kebijakan dari pemerintah negara masing-masing, maka hukuman mati ini cikal bakalnya berasal dari keinginan masyarakat Indonesia. Tidak bisa masyarakat Internasional mendorong pemerintah Indonesia memoratorium hukmat. Sebab, rakyat Indonesia sendiri mayoritas masih memerlukan ganjaran tersebut. Utamanya guna memberi rasa jera pada pelaku kejahatan narkoba. ”Saya bisa memberikan saran kepada negara-negara eropa yang menghendaki bahwa di indonesia hukuman mati dimatikan, sebaiknya mereka meyakinkan masyarakatnya terlebih dahulu, jangan meyakinkan pemerintahnya. Karena pemerintah kita tergantung bagaimana aspirasi rakyatnya,” tuturnya. (adn)

Baca Juga


Berita Terkait

Internasional / Shamima Begum Hadapi Hukuman Mati

Daerah / Jangan Bawa Jimat ke Arab Saudi, Ancamannya Hukuman Mati

Nasional / Dua WNI Bebas dari Hukuman Mati

Internasional / Arab Saudi Ancam Hukum Mati WNI Gara-Gara Bawa Jimat

Daerah / Kurir Sabu Terancam Hukuman Mati

Internasional / Myanmar Jatuhkan Hukuman Mati


Baca Juga !.