Headline

Mendag Baru Diminta Wujudkan Harga Daging Rp 80 Ribu

Redaktur:
Mendag Baru Diminta Wujudkan Harga Daging Rp 80 Ribu - Headline

INDOPOS.CO.ID - Komposisi menteri kabinet kerja hasil reshufle jilid II masih menuai pro-kontra. Meski begitu, publik diharapkan untuk memberi waktu kepada komposisi Kabinet Kerja yang baru untuk membuktikan kinerjanya. Menurut Ketua MPR RI Oesman Sapta Odang tidak sepatutnya penunjukkan menteri itu terus mendapat cibiran, tanpa melihat kerja nyatanya, khususnya dengan kehadiran sembilan menteri berwajah baru, diantaranya, Menteri Perdagangan (Mendag) Enggastiasto Lukito, Menkopolhukam Wiranto, dan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati. ”Saya pribadi menyambut positif. Dan itu juga terbukti terlihat adanya sentimen positif di masyarakat. Ya kita tinggal liat aja kerjanya nanti,” kata Oesman disela-sela acara Promosi Wisata, Ekonomi Kreatif dan Seni Budaya Kabupaten Landak, Kalimantan Barat, di Ciputra Mall, Jakarta Barat, Jumat (29/7). Salah satu kerja menteri baru yang wajib ditunggu dalam waktu terdekat adalah Menteri Perdagangan Enggastiasto Lukito. Khususnya jelang perayaan Idul Adha. ”Ujian terdekat dari Mendag adalah mampu menurunkan harga daging segar menjadi Rp 80 ribu per kilogram serta gula sebagaimana yang juga diinginkan oleh Presiden Jokowi,” ujarnya. Sebagaimana diketahui, harga daging sejak memasuki bulan Ramadan sampai saat ini masih bertengger diatas Rp 120 ribu per kilogram. Untuk menempuh harga tersebut, pria yang akrab disapa Oso inipun menerangkan bahwa pemerintah harus bisa menghilangkan monopoli pasar dalam pengadaan daging dan bahan pokok lainnya. ”Jangan ada lagi Monopoli. Jangan hanya BUMN saja. Biarkan swasta ikut bermain. Karena negara maju jika swasta di depan tapi pemerintah di belakang,” cetusnya. Lalu bagaimana dengan lainnya? Pria yang akrab disapa Oso turut menyambut baik kehadiran Wiranto jadi Menkopolhukam. Menurutnya, sosok mantan Panglima ABRI itu adalah sosok yang santun. ”Mungkin saja dia (Wiranto) dipilih karena tenang dan tidak meledak-ledak. Karena selama ini kan kita tahu ada beberapa mentri yang suka berseteru di depan publik,” terangnya. Lalu, dengan kehadiran Sri Mulyani, lanjut Oso, itu juga sudah ditunjukkan apresiasi positif para pelaku ekonomi. ”Saya pikir SMI itu juga saya nggak masalah. Apalagi sentimen pasar juga bagus (pasca reshufle),” terangnya. Sementara itu, Sekretaris Jenderal DPP Partai Amanat Nasional (PAN) Eddy Soeparno mengatakan, kehadiran Asman Abnur menjadi menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan RB) sudah tepat. Dikarenakan Asman adalah salah satu kader terbaik yang dimiliki PAN. ”Kami bangga kader PAN dipercaya untuk meneruskan upaya melaksanakan reformasi birokrasi demi meningkatkan kualitas pelayanan publik,” kata Eddy kepada INDOPOS.CO.ID. Meski hanya mendapat satu menteri, PAN tidak mempersoalkan keputusan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang hanya mengangkat seorang kadernya sebagai menteri di Kabinet Kerja. Bahkan partai yang dipimpin Zulkifli Hasan itu mengklaim, ditempatkannya seorang kader PAN di jajaran kabinet tidak mengurangi dukungan ke pemerintah. ”Jadi penempatan seorang kader kita di kabinet tidak mempengaruhi dukungan kita,” imbuhnya. Sebab dia mengatakan, PAN mendukung Pemerintahan Jokowi-Jusuf Kalla (JK) tanpa syarat. ”Kita akan jalankan amanah ini sebaik-baiknya,” ucapnya. Dia mengungkapkan, Asman menjaga dapat amanat Presiden Jokowi. ”?Dan kami percaya bahwa Pak Asman mampu menjalankan tugasnya dengan optimal dan baik,” pungkasnya. (dil)

TAGS

Berita Terkait

Nasional / DPR-Mendag Memanas Bahas Etanol

Nasional / Mendag Apresiasi Kehadiran Brand Luar

Nasional / Ramadan Ini Harga Bahan Pokok Lebih Stabil


Baca Juga !.