Alexa Metrics

Polri Bongkar Sindikat Perdagangan Wanita

Polri Bongkar Sindikat Perdagangan Wanita

INDOPOS.CO.ID-Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri menangkap tiga orang pelaku terkait kasus dugaan perdagangan belasan perempuan ke negara Malaysia pada Rabu (27/7) lalu. Ketiga pelaku, yaitu berinial RHW, AR dan SP.

Kasubdit III Direktorat Tindak Pidana Umum, Kombes Umar S Fana mengatakan, bahwa ketiga pelaku ditangkap karena diduga memperdagangkan sebanyak 12 orang perempuan ke negara Malaysia. Awalnya, para korban dijanjikan akan diberikan pekerjaan di sebuah restoran. Namun, belakangan para korban dipaksa menjadi pekerja seks komersial (PSK) di negeri Jiran. ”Para korban ditipu dan dijadikan PSK di Malaysia, ” kata Umar di Mabes Polri, kemarin.

Berdasarkan pengakuan korban, pelaku memaksa agar mereka melayani para lelaki hidung belang. Tak tanggung-tanggung, per orangnya harus mampu melayani 9 orang lelaki setiap harinya. Ironisnya, mereka hanya diberikan bayaran yang murah oleh pelaku. ”Korban tidak mendapatkan bayaran yang jelas. Bahkan, pernah tidak dibayar selama dua bulan,” tutur Umar.

Ironisnya lagi, setiap korban pernah dipungut biaya sebesar Rp10 juta agar bisa bekerja di Malaysia. Pelaku beralasan uang tersebut akan digunakan untuk keperluan pengurusan dokumen.  ”Jadi kalau mau berangkat ke sana korban dimintai dana Rp 10-15 juta perorang,” ungkapnya.

Terungkapnya kasus ini, bermula seorang korban berhasil melarikan diri, sehingga akhirnya melaporkan kejadian tersebut ke Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) di Malaysia. Korban tersebut berhasil kabur, dengan alasan mau pergi ke sebuah klinik. ”Korban datang ke KBRI, untuk melaporkan kejadian tersebut. Korban pun akhirnya dipulangkan,” ujarnya.

Meski dipulangkan, korban tetap melapor ke Kepolisian RI. ?Mendapati laporan tersebut, tim langsung bergerak menangkap dua orang pelaku.  Tak sampai disitu, kata Umar, tim terus mengembangkan dan akhirnya menangkap kembali seorang pelaku. ”Ini masih terus dikembangkan, tim masih bekerja menelusuri kterlibatan pihak lainnya,” jelas perwira dengan tiga melati di pundaknya itu. (ydh)



Apa Pendapatmu?