Timnas Basket AS Terbang ke Rio dengan Kesempurnaan

INDOPOS.CO.ID – Timnas basket Amerika Serikat (AS) berangkat ke Olimpiade Rio 2016 dengan kepala tegak. Carmelo Anthony dkk mengakhiri rangkaian eksibisi dengan sempurna. Dari lima pertandingan, tim USA tak kalah sekalipun. Di pertandingan terakhir yang berlangsung di Toyota Center kemarin, tim USA menumbangkan Nigeria 110-66.

Tidak seperti laga keempat saat menghadapi Venezuela (30/2), bintang-bintang USA tampil tokcer, kemarin. Field goal mereka mencapai 53,9% (41-76). Lebih baik dibanding saat menghadapi Venezuela. Di game eksibisi keempat itu mereka hanya membuat field goal 42,4% (28-66).

Enam pemain USA juga begitu produktif dengan mencetak double digit. Lagi-lagi berbeda dibanding saat mereka menghadapi Venezuela. Saat itu hanya dua orang dari para pemain USA yang mampu mencetak lebih dari sepuluh poin. Yakni Kyrie Irving dan Klay Thompson.

Melo-sapaan akrab Carmelo Anthony jadi yang paling tokcer. Dia mengemas 19 poin. “Sebagai tim, kalian pasti melihat kami sangat berbeda malam ini (kemarim, Red),” ucap pemain New York Knicks tersebut.

Baca Juga :

Olimpiade Bukan Ajang Demonstrasi

Thompson (17 poin), Kevin Durant (14 poin), DeMar DeRozan (13 poin), DeAndre Jordan, dan DeMarcus Cousins (masing-masing sepuluh poin) menjadi pemain lain yang juga mengemas double digit. Hasil ini membuat USA makin yakin mereka mampu merebut emas untuk kali ketiga berturut-turut di Olimpiade.

“Kami berangkat besok malam (pagi ini, WIB). Dan semoga untuk medali emas,” ucap head coach USA Mike Krzyzewski dilansir ESPN.

Ada 12 negara yang bertarung di cabang olahraga basket di Olimpiade. Melo dkk tergabung di grup A. Bergabung dengan Prancis, Venezuela, Sebia, Tiongkok, dan Australia. Hanya empat tim teratas yang akan diambil dan kembali beradu di babak knock out. Di laga pertama, USA ditantang Tiongkok (6/8). Pertandingan berlangsung di Carioca Arena 1.

“Kami tim yang penuh talenta. Tinggal bagaimana caranya menemukan ritme permainan yang pas,” ucap DeRozan. “Sekarang pertandingan dimulai dari gate pertama,” tambahnya

Nigeria sendiri berkumpul di grup B. Bersaing dengan Argentina, Spanyol, Brasil, Lithuania, dan Kroasia. Shooting guard Chamberlain Oguchi kemarin menjadi yang paling moncer dengan donasi 21 poin. Sayang itu, masih belum cukup untuk mengimbangi talenta-talenta luar biasa USA.

“Sulit karena mereka punya transisi yang bagus. Ketika kami sedikit saja menyediakan ruang kosong, mereka memakannya,” ucap Will Voigt, head coach Nigeria.

Kemenangan ini membuat rekor pertandingan coach K-sapaan Krzyzewski selama melatih USA makin dahsyat. Kini dia punya rekor 80-1. Victory atas Nigeria ini adalah kemenangan ke-68 berturut-turut.

Sejauh ini, dari 17 kali penampilan USA di Olimpiade, 14 kali mereka merebut emas. Terhitung hanya di Olimpiade 1972, 1988, dan 2004 mereka gagal meraih emas. Di 1972 mereka meraih perak. Sementara di 1988 dan 2004 merengkuh perunggu.

Seperti diketahui, Team USA memang mengakhir lima partai eksibisi dengan sempurna. Namun, harus diakui lawan-lawan mereka di lima laga tersebut tidak begitu menakutkan. Dari Argentina, Tiongkok, Venezuela, dan Nigeria hanya Argentina yang punya ranking FIBA di atas sepuluh besar. Manu Ginobili dkk kini menduduki ranking 4 FIBA.

Sementara Tiongkok yang ditaklukkan USA dua kali di eksibisi kini berada di ranking 14 FIBA. Venezuela sendiri kini di ranking 22. Sedangkan Nigeria di ranking 25. Praktis, hanya Argentina tim lima besar FIBA yang sudah pernah dijajal Melo dkk sebelum berangkat ke Rio.

Menarik dinanti ketika bintang-bintang basket negeri Paman Sam bertarung dengan tim-tim lima besar FIBA di Rio nanti. Seperti Spanyol (Peringkat 2 FIBA), Lithuania (Peringkat 3 FIBA), dan Prancis (Peringkat 5 FIBA). (irr)

Komentar telah ditutup.