Wisatawan Dilarang Berenang di Pantai Sawarna

INDOPOS.CO.ID – Pantai Sawarna yang terletak di Kecamatan Bayah, Kabupaten Lebak, Banten, saat ini sangat berbahaya untuk berenang. Hal ini beralasan, karena selain berhadapan langsung dengan Samudera Hindia, cuaca di pantai tersebut kurang bersahabat. Kondisi itu diperparah dengan minimnya sarana dan prasarana tim penyelamat.

Koordinator Badan Penyelamat Wisata Tirta (Balawista) Kabupaten Lebak, Lili Suheli, mengimbau kepada wisatawan yang berkunjung ke pantai Sawarna agar tidak berenang di pantai karena selain sangat membahayakan dan cuacanya kurang bersahabat. ”Dalam kurun waktu empat tahun saja, tercatat sebanyak 26 wisatawan tewas terseret dan tergulung ombak,” katanya, Selasa (2/8).

Baca Juga :

Dikatakan Suheli juga, letak pantai berhadapan langsung dengan Samudra Hindia yang kondisinya selain gelombang tinggi, angin kencang, terutama pada musim angin barat. ”Kami hanya bisa berupaya dengan selalu mengingatkan dan melarang para wisatawan berenang. Langkah ini merupakan salah satu upaya untuk mewaspadai ancaman kecelakaan laut,” tuturnya.

Menurut Lili, yang menyebabkan tingginya angka kecelakaan laut juga dipengaruhi minimnya sarana dan prasarana penyelamat dan tidak adanya life guard atau petugas penjaga keamanan pantai. ”Life guard sangat diperlukan untuk menolong wisatawan yang terseret arus. Meski belum maksimal alhamdulilah sejak dua tahun terakhir kami berhasil memperkecil angka kecelakaan laut di Pantai Sawarna,” katanya lagi.

Baca Juga :

Cerita Dokter yang Pernah Terpapar COVID-19

Dikatakannya juga, beberapa hal yang telah dilakukan pihak pengelola Pantai Wisata dan Pemkab Lebak, yakni memberikan jaminan asuransi kecelakaan dan pembenahan infrastuktur oleh pemerintah daerah dengan melakukan pembangunan penataan pantai agar wisatawan merasa aman dan nyaman. Mengantisipai jatuhnya korban jiwa di Pantai Sawarna, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBBD) Kabupaten Lebak juga telah memasang peringatan larangan pengunjung wisatawan berenang di Pantai Sawarna.

Larangan tersebut untuk mencegah korban jiwa akibat terseret gelombang tinggi. ”Kita memang sengaja memasang papan larangan untuk berenang, karena pantai Sawarna sangat berbahaya untuk berenang terutama saat datangnya musim barat,” ujar Kepala BPBD Lebak, Kafrawi, (2/8). (yas)

Baca Juga :

Komentar telah ditutup.