DPD Minta Partisipasi Pemilih di Tingkatkan

INDOPOS.CO.ID – Anggota DPD RI, Subadri meminta kepada Komisi Pemilihan Umum (KPU) Banten untuk terus meningkatkan sosialisasi kepada masyarakat. Mengingat, pada 15 Februari 2017 mendatang di daerah itu bakal digealr Pemilihan Gubernur (Pilgub) Banten. ”Kami berharap partisipasi pemilih meningkat pada pemilihan gubernur dari pelaksanaan pilpres, pileg dan Pilkada Serentak 2015 lalu.

Karena selama ini terjadi penurunan partisipasi pemilih,” terangnya saat mengunjungi Sekretariat KPU Banten di Kota Serang Selasa (2/8). Menurut Subadri, partisipasi pemilih di Banten terendah 3 secara nasional, sehingg perlu sinergis semua pihak, termasuk dengan DPD untuk membantu mensosialisasikan dan memastikan seluruh tahapan Pilgub Banten berjalan dengan baik. Dijelaskan, sebagai tugas DPD RI melakukan pelaksanaan pengawasan UU No. 10 Tahun 2016 terkait dengan pemilukada.

Baca Juga :

BK DPD Pastikan Irman Gusman Dicopot

”Jadi, kami harus mendukung agar pilkada berjalan sesuai norma, yang secara langsung, umum, rahasia, jujur dan adil,” ungkap senator asal Kabupaten Tangerang tersebut. Kata dia juga, Pilgub Banten yang akan digelar pada pilkada serentak 2017 nanti perlu perhatian khusus, karena kepentingan dalam rangka melakukan pengawasan dengan adanya perubahan undang-undang atau ada perubahan aturan dengan pilkada serentak dua tahun lalu.

“Ini penting kita cermati. Produk perubahan perundang-undangan baik, akomodatif, bisa menjawab pelaksanaan pilkada. Meski di KPU Banten kendala-kendalanya ada tidak. Hanya saja, kemarin pendanaan cuma dari KPU. Nah, sekarang calon pun dapat (terkait alat peraga kampanye),” jelas Subadri. Mantan Ketua Partai Demokrat Kabupaten Tangerang itu juga mengaku, apa yang telah di paparkan oleh pihak KPU Banten cukup menggembirakan.

Baca Juga :

Irman Gusman Bantah Rekomendasikan Memi

Yang artinya, dalam semua tahapan tidak ada masalah. ”Paling soal data yang hanya harus di veriifikasi,” ujarnya. Disisi lain, terkait kendala pendanaan DPD RI dalam waktu dekat akan melakukan komunikasi dengan DPRD Banten maupun Gubernur Banten. Sebab, dana pilkada merupakan kebutuhan strategis yang harus di akomodir. ”Satu sampai dua hari ini kita lakukan pertemuan. Tapi, kalau soal dana jika bisa efisiensi kita efisiensi, tapi klo sifatnya kudu ya harus kudu juga,” tukas Subadri.

Sementara itu Ketua KPU Banten, Agus Supriyatna mengaku selama tahapan Pilgub Banten yang dilakukan tidak ada kendala. Hanya saja, terkait jumlah pemilih pihaknya saat ini tengah menunggu verifikasi dari KPU RI. ”Kita masih menunggu itu dari KPU RI, nanti setelah sudah di verikasi maka kita akan validasi kembali dengan cara door to door,” ujar Agus. (yas)

Baca Juga :

Eks Dirjen Dukcapil Dipensiunkan

Komentar telah ditutup.