Diduga Selundupkan Sabu, Warga Tarakan Dijemput Polisi

INDOPOS.CO.ID – Aparat kepolisian kembali menggagalkan upaya penyelundupan narkotika dan obat atau bahan berbahaya (narkoba) jenis sabu-sabu seberat dua kilogram asal Tarakan.

Sabu-sabu dua kilogram itu dibawa SN (50) dan AR (43) untuk diedarkan ke Sulawesi Selatan, melalui Kota Parepare.

Baca Juga :

Dikonfirmasi hal itu, Kasat Reskoba Polres Parepare AKP Doni Dunggio, mengatakan kedua tersangka ditangkap ketika turun dari kapal di Pelabuhan Parepare.

Saat itu, tim gabungan dari Polres dan Polsek Parepare tengah melakukan Operasi Cipta Kondisi (Cipkon) sekitar pukul 01.00 Wita, Senin (1/8).

Baca Juga :

Petugas curiga karena kedua tersangka turun belakangan, saat kapal sudah sepi. Petugas kemudian melakukan pemeriksaan terhadap keduanya.

Hasilnya, petugas mendapati dua kilogram sabu-sabu terbungkus di dalam kardus mi instan dan bungkusan susu bubuk. Mereka pun langsung diamankan tanpa perlawanan.

Dari hasil pemeriksaan dan pengembangan, muncul lagi satu nama, yakni AR, warga RT 02 Kelurahan Karang Rejo, Kecamatan Tarakan Barat yang diduga terlibat dalam upaya penyelundupan sabu-sabu tersebut. Untuk mengejarnya, Polres Pare-Pare kemudian berkoordinasi dengan aparat Polres Tarakan melakukan penangkapan.

“Mereka ini warga Makassar, tapi berdomisili di Tarakan,” jelasnya kepada Bulungan Post, ditemui usai penyerahan tersangka AR yang berhasil diciduk aparat Polres Tarakan, di Bandara Juwata Tarakan, Sabtu (6/8).

Dikonfirmasi terpisah, Kasat Reskoba Polres Tarakan Iptu Simon Tamu, mengaku berhasil mengamankan AR setelah mendapatkan permintaan Daftar Pencarian Orang (DPO) dari Polres Parepare.

Setelah mendapat permintaan bantuan penangkapan, pihaknya berhasil menciduk AR di kediamannya, Rabu (3/8) lalu. Namun aparat dari Polres Parepare baru tiba di Tarakan untuk menjemput AR, Sabtu (6/8) kemarin.

“Tersangka ini akan dibawa ke Polres Parepare untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut,” ungkap Simon. (*/sal/udi)


loading...

Komentar telah ditutup.