Alexa Metrics

Suzuki Ecstar Target Podium di Dua Trek Favorit

Suzuki Ecstar Target Podium di Dua Trek Favorit

INDOPOS.CO.ID- Team Suzuki Ecstar memang menarget podium di musim 2016 ini. Namun podium Le Mans, 8 Mei lalu sama sekali terlalu dini buat mereka. Di paruh kedua musim ini, target podium kembali dipancang tinggi-tinggi sebagai pembuktian bahwa pengembangan motor GSX-RR bergerak ke arah yang tepat.

”Podium di Le Mans membuat ekspektasi kami membesar di paruh musim kedua,” ucap ujung tombak Suzuki Maverick Vinales dalam blog-nya yang dilansir Autosport.

Target utamanya memang terus konsisten finis di enam besar di setiap balapan. Namun bagi Vinales pribadi, naik ke podium menjadi candu setelah sekali dirasakannya di Le Mans. Rider 21 tahun itu meyebut setidaknya ada dua trek yang akan memberi Suzuki peluang beaar naik ke podium. Misano dan Phillips Island.

Misano didasarkan pada hasil uji coba. Sedangkan Phillips Island adalah trek favorit Vinalez dimana dia mengaku selalu nyaman berduel dengan siapapun di sana.

”Phillip Island adalah trek yang cocok dengan motor kami. Memang tidak bisa benar-benar mengetahui hasilnya sebelum kami semua tiba di sana dan kemudian membalap. Tapi aku selalu senang dengan trek ini. Aku merasa bebas, bisa menentukan racing line-ku sendiri dan aku mereasa benar-benar mengalir,” tuturnya.

Beberapa sirkuit lain yang menurut Vinales menguntungkan GSX-RR adalah Silverstone, Motegi, dan Sepang. Namun yang sudah terbukti cocok adalah Misano. ”Saat uji coba kami tampil bagus. Sayang saat race hujan turun, jadi kondisinya sulit. Aku berharap tahun ini kondisinya lebih baik karena motor kami sangat bagus saat tes,” yakinnya.

Menurutnya, kunci kemajuan Suzuki tahun ini ada pada stabilitas chassis, penambahan power mesin, dan seamless gearbox. Dengan chassis baru setelah GP Mugello tahun ini, motor terasa sangat stabil saat masuk dan keluar tikungan. ”Aku bisa mengerem sangat terlambat, dan itu bagus,” ungkapnya.

Penambahan seamless gearbox dan power mesin menurut Vinales mampu mengepras catatan lapnya sekitar 0,1 detik. Memang tidak terlalu terasa perbedaanya jika dihitung per lap. ”Tapi 0,1 detik dalam balapan sepanjang 24 lap artinya akan sangat besar,” paparnya.

Vinales juga mengakui capainnya di klasemen pembalap saat ini di luar prediksinya di awal musim. Kini posisinya di urutan kelima di bawah Dani Pedrosa (Repsol Honda). Jaraknya pun tidak terlalu lebar, 13 poin saja. Peluang untuk mengejar atau melewati Pedrosa tetap terbuka mengingat balapan masih menyisakan sembilan seri. ”Aku belajar banyak dari kesalahan sebelumnya dan semakin nyaman berada di atas motor. Targetku finis di enam besar musim ini,” ujarnya. (cak)

Pebalap Suzuki Ecstar, Maverick Vinales. IST



Apa Pendapatmu?