Warga DKI Manfaatkan Tax Amnesty

INDOPOS.CO.ID – Kanwil Direktorat Jendral Pajak Jakarta Selatan 1, menyelenggarakan sosialisasi program pengampunan pajak atau tax amnesty pada (8/9). Kegiatan yang digelar di Bidakara Hotel, Jakarta Selatan itu dihadiri oleh para wajib pajak. Sosialisasi tersebut berpesan agar warga DKI memanfaatkan sebesar-besarnya tax amnesty yang waktunya terbatas.

”Sosialiasi ini bertujuan agar masyarakat mengetahui pentingnya kebijakan amnesti pajak ini yang diharapkan akan membawa efek positif bagi perekonomian Indonesia secaya menyeluruh termasuk bagi pembangunan infrastruktur, penyerapan tenaga kerja, likuiditas sistem keuangan,dan pertumbuhan ekonomi,” ungkap Kepala Kanwil DJP Jakarta Selatan, Sakli Anggoro. Kegiatan tersebut digelar oleh seluruh kantor pelayanan pajak di lingkungan Kanwil DJP Jakarta Selatan 1. Hadir lebih dari 250 pengusaha,pejabat serta tokoh-tokoh terkemuka di wilayah Jakarta selatan termasuk Ketua BPK.

Dikatakan, pihaknya hadir untuk memberikan jaminan dan menjawab keraguan wajib pajak tentang kepastian hukum dan Undang-Undang Amnesti Pajak. Program amnesti pajak ini berlaku sampai dengan 31 maret 2017. Pemerintah memberikan kesempatan bagi semua wajib pajak dari seluruh kalangan baik karyawan maupun pengusaha,baik wajib pajak kecil maupun besar.

Mereka berhak untuk mendapatkan penghapusan atas sanksi administrasi perpajakan dan sanksi pidana di bidang perpajakan.Untuk mendapatkan semua itu wajib pajak hanya perlu membayar sejumlah uang tebusan dengan tarif yang ringan. ”Batas waktu kebijakan Amnesti pajak tidak akan diperpanjang di masa yang akan datang sehingga wajib pajak harus segera memanfaatkan kesempatan berharga ini,” ungkapnya.

Baca Juga :

WP Tetap Nanti Batas Akhir

Saat ini jumlah uang tebusan yang di terima Kanwil DJB Jakarta Selatan 1 sudah mencapai Rp 5 miliar. ”Ini merupakan awal yang bagus di harapkan akhir Agustus jumlah terus bertambah. Target Kanwil DJP Jakarta selatan sebesar  Ro 72 triliun semoga akan segera tercapai tentu dengan langkah-langkah yang sistematis untuk  lebih menjaring wajib pajak atau masyarakat yang memanfaatkan amnesti pajak.(ibl)

 

 

Komentar telah ditutup.