Alexa Metrics

Matangkan Skema, Persija Pede Hadapi Persegres

Matangkan Skema, Persija Pede Hadapi Persegres

INDOPOS.CO.ID – Absennya gelandang Persija Jakarta asal Korea Selatan Hong Soon Hak menjadi tantangan baru bagi Jan Saragih untuk menghadapi Persegres Gresik United, Jumat (12/8) besok. Pemain yang tampil brilian saat Macan Kemayoran menahan imbang Mitra Kukar itu harus ditinggal lantaran akumulasi kartu kuning.

Namun, sikap optimis tetap diapungkan tim Macan Kemayoran setelah mampu menahan imbang Mitra Kukar pada pekan 14 lalu. Pelatih Caretaker Jan Saragih ingin timnya bermain penuh semangat hadapi Laskar Joko Samudro.

“Kami fokus pada pematangan skema bermain agar para pemain mampu untuk bermain agresif dan dinamis seperti yang sudah ditampilkan di pertandingan sebelumnya. Optimis pemain bisa mengeluarkan kemampuan terbaik,” kata Jan.

Kembalinya  Willian Pacheco sebagai palang pintu bakal menambah kepercayaan diri dari tim ibu kota menantang Persegres di Stadion Petrokimia di pekan ke-15 Indonesia Soccer Championship (ISC) A 2016 dengan, Jumat (12/8) nanti.

Hanya saja, skuad Macan Kemayoran tak datang dalam kekuatan penuh. Selain Soon Hak, Novri Setiawan yang sedang mengikuti seleksi Timnas di Stadion Pakansari, Bogor, juga tak masuk dalam daftar. Namun, pemain lain yang juga mengikuti seleksi seperti Ambrizal Umanailo, Andritany Ardhiyasa, Syahroni dan Andik Rendika Rama disertakan.

Seleksi pemain Timnas berakhir pada Rabu (10/8) pagi. Rombongan Persija dijadwalkan bertolak dari Jakarta pada Rabu siang. Kehadiran tiga pemain itu sangat dibutuhkan terlebih pelatih Persija saat ini, Jan Saragih, yang lebih mengutamakan pemain muda dan permainan cepat.

Jan Saragih berharap para pemain yang mengikuti program bersama Timnas bisa sukses dan tak lupa menjaga kondisi mereka untuk kembali fit membela tim. “Mereka harus bisa menjaga kondisi badan, istirahat, pola makan teratur, dan tunjukan apa yang bisa dilakukan,” ucapnya.

Dengan kondisi pemain yang cukup bugar, Jan ingin membuat permainan Persija berkembang secara dinamis. Pria yang pernah melatih tim amatir Inggris, London Town FC, ini mengatakan sedang mempersiapkan strategi khusus untuk meredam Kebo Giras di kandangnya sendiri.

“Saya ingin Persija bermain secara dinamis dan tidak monoton,” beber Jan.

Di bawah arahan Jan, Persija cukup mengejutkan Mitra Kukar yang kembali dilatih Jafri Sastra. Rotasi pemain muda plus permainan cepat, membuat Persija di tangan Jan lebih variatif saat menyerang ketimbang saat masih ditangani Paulo Camargo. Terbukti, akurasi operan pemain Persija mencapai 82 persen. (fdi)



Apa Pendapatmu?