Lebaran Betawi Sarat Tolak Ahok

 

INDOPOS.CO.ID – Ketidakhadiran calon gubernur petahana di acara Lebaran Betawi 2016 di Lapangan Banteng, Gambir, Jakarta Pusat, membuat kecewa masyarakat Betawi. Merekapun menyerukan, agar pada Pilkada mendatang tidak memilih kembali cagub petahana (Basuki Tjahaja Purnama alias Ahok). Pernyataan tersebut diungkapkan Ketua Umum Forum Betawi Rempug Lutfi Hakim saat menyampaikan kata sambutan. Ia mengaku kecewa atas ketidakhadiran cagub petahana. “Tadinya saya mau ngomong tiga jam, tapi karena enggak ada Ahok, tiga menit ajalah,” ujar Lutfi, kemarin.

Baca Juga :

Akhir Pekan, Ada Lebaran Betawi di Monas

Dalam kesempatan itu, Lutfi menceritakan kesuksesan pembangunan di Jakarta era Gubernur Ali Sadikin yang disebutnya tak lepas dari kerelaan masyarakat Betawi melepas kepemilikan tanah-tanahnya tanpa ganti rugi. “Buat proyek MHT, jalan-jalan di kampung-kampung itu apa diganti? Kagak. Karena begitu cintanya kita pada Jakarta. Lalu kenapa kita tidak dianggap padahal itu investasi kita. Sekarang seenaknya main-main gusur,” sindir dia terkait dengan maraknya aksi penggusuran di Jakarta.

Penggusuran yang dilakukan Pemprov DKI di kepemimpinan Gubernur Ahok terhadap permukiman warga di Kampung Pulo, Jakarta Timur, dan Pasar Ikan, Jakarta Utara, dinilai Lutfi sebagai bentuk tidak menghargai masyarakat. Penggusuran dianggap sebagai perbuatan yang zalim dan pantas untuk diperangi. Lutfi juga mengajak warga Betawi untuk tidak memilih Ahok pada Pilgub DKI 2017.

Baca Juga :

Hal senada diungkapkan Tokoh Pemuda Betawi Eki Pitung. Menurut dia, masyarakat Betawi sellu dihina oleh pemimpin DKI saat ini. “Sama sekali tidak ada perhatiannya. Kami mengharapkan pemimpin baru yang lebih arif bijaksana dan peduli pada masyarakat Betawi,” tukas dia. (wok)

Komentar telah ditutup.