INDOPOS.CO.ID – Film action laga aktor Iko Uwais berjudul Headshot di respon positif sinema internasional. Film produksi Screenplay production dan Infinite Studio itu tayang perdana di Toronto Internasional Film Festival (TIFF). Film kolaborasi dua sutradara, Timo Tjahjanto dan Kimo Stamboel diputar di program Midnight Madness pada 9 September mendatang. ”Ini film ketiga kita, tetapi ini film pertama bergenre laga,” ujar Kimo Stamboel saat jumpa pers di Lounge XXI, Plaza Senayan, Jakarta Selatan, (18/8).

Kimo mengaku film headshot berbeda dengan film sebelumnya. ”Kami sadar film Iko Uwais sebelumnya sukses secara internasional, oleh karena itu di film headshot ini mencoba memberikan tawaran hiburan lain kepada penonton,” ujarnya. Timo menyatakan, pembuatan film Headshot sangat terbantu dengan adanya para pemain yang terlibat. Pasalnya, para pemain memberikan emosi di dalam film itu.

Baca Juga :

”Sebenarnya cerita yang simple bisa bergerak bagus, kalau pemainnya bagus. Walaupun ceritanya simple dan mudah diikuti, pemain yang bisa beri emosi,” ucap Timo. Selain Iko, film Headshot juga dibintangi oleh Chelsea Islan, Sunny Pang, dan Julie Estelle. Pujian diberikan oleh Timo terhadap akting Iko dan Chelsea. Menurut Timo, keduanya sangat pas ketika berakting bersama di dalam film, yang rencananya ditayangkan di Indonesia pada akhir Desember 2016. “Apalagi Iko dan Chelsea mempunyai chemistry,” puji Timo.

Timo Tjahjanto mengatakan, pihak yang terlibat dalam pembuatan film itu kaget begitu melihat akting Iko. ”Kami kaget Iko bisa emosional saat main film ini. Saya kira kaki dan kepalanya besi, tapi hatinya bisa meleleh di film ini,” kata Timo. Selain tayang perdana di Toronto Internasional Film Festival (TIFF), akan tujuh festival lain yang mengirimkan permintaan untuk memutar film tersebut. “Tujuh-tujuhnya kelas yang bagus. Film ini akan berpindah dari satu festival ke festival lain,” kata Salah satu produser Headshot Wicky V. Olindo. Menurut Wicky, film Headshot menjadi pembicaraan di kancah festival luar negeri. Karena penayangannya akan berpindah dari satu festival ke festival lain, maka film itu akan ditayangkan di luar negeri pada 2017.

Wicky menyatakan, penayangan film Headshot di Indonesia akan dilakukan terlebih dahulu, yakni pada 2016. “Kemungkinan tayang di awal Desember,” ucapnya. Proses pengambilan gambar film Headshot dilakukan selama tiga bulan. Latar belakang syuting dilakukan di kawasan Batam, Kepulauan Riau. Para pemain telah melakukkan latihan fisik dan proses reading selama dua bulan. Film Headshot bercerita soal seorang lelaki yang siuman setelah mengalami koma cukup panjang.

Dia dirawat oleh Ailin (Chelsea Islan), seorang mahasiswa kedokteran yang kemudian memberikan nama Ishmael (Iko Uwais), karena kehilangan ingatan dan tanpa identitas. “Di sini ada romance sama Chelsea. Tidak hanya fighting, tapi dikuatkan romance-nya,” ungkap Iko Uwais. Menurut suami Audy ini, film Headshot tidak jauh berbeda dengan film laga yang pernah dimainkannya, yakni tetap diisi unsur drama. Namun porsi cerita dan para lawan main yang baru menjadi nuansa yang segar di proyek ini. (gil/ash)

Baca Juga :

loading...

Komentar telah ditutup.