Setya Klaim Elektabilitas Golkar Kian Membaik

INDOPOS.CO.ID – Ketua Umum DPP Partai Golkar Setya Novanto mengklaim elektabiilitas partainya makin membaik. Salah satu pendorong membaiknya partai beringin adalah penyelesaian konflik internal yang baik.

Klaim membaik itu dikemukakan Setya Novanto saat membuka Musda Partai Golkar Sumut IX di Medan, Senin (22/8). Setya mengatakan, ketika masih diselimuti konflik internal, banyak hasil survei yang menyebutkan elektabilitas Partai Golkar hanya sekitar delapan persen.

Baca Juga :

Eep Sebut Elektabilitas PDIP Tergerus

Setelah melalui proses menyelesaikan Munas dan mendapatkan kepengurusan baru yang diterima semua pihak, elektabilitas Partai Golkar naik menjadi 15 persen. “Kini meningkat satu persen lagi menjadi 16 persen,” katanya, Senin (22/8).

Keberadaan performa yang ditunjukkan kepengurusan baru, elektabilitas Partai Golkar terus mengalami peningkatan yang positif. Bahkan, kata dia, sudah banyak pihak yang berbondong-bondong ingin masuk ke dalam parpol berlambang pohon beringin tersebut.

Baca Juga :

Walau banyak yang ingin bergabung, namun pihaknya belum dapat menerimanya karena Partai Golkar memiliki aturan tersendiri dalam perekrutan kader. Pihaknya mengharapkan kondisi yang positif tersebut diikuti dengan berbagai program yang tepat seperti peningkatan konsolidasi, sosialisasi ke kalangan remaja, penguatan kaderisasi.

“Kita ingin Partai Golkar menjadi nomor satu lagi,” katanya dalam musda yang dihadiri Ketua Dewan Pakar DPP Partai Golkar Agung Laksono.

Keberhasilan konsilidasi, Setya Novanto menginstruksikan agar seluruh kepengurusan rutin melakukan dialog dan koordinasi dengan tingkatan yang di bawahnya. Ia mencontohkan kepengurusan tingkat kabupaten/kota harus mengundang pengurus kecamatan minimal sebulan sekali untuk membahas perkembangan yang terjadi.

“Itu diperlukan untuk mencari inovasi yang kuat dalam memperkuat Partai Golkar,” kata mantan Ketua DPR RI tersebut.

Dalam Musda Partai Golkar Sumut itu, disosialisasikan yel-yel baru yakni “Golkar Bangkit, Golkar Jaya, dan Golkar Menang”.(amd)

Komentar telah ditutup.