Rabu, 21 November 2018 01:14 WIB
pmk

Fokus

MA Batalkan Merek Dagang

Redaktur:

INDOPOS.CO.ID - Mahkamah Agung (MA) membatalkan seluruh sertifikat merek dagang Cap Kaki Tiga. Pembatalan itu dilakukan setelah MA mengabulkan gugatan warga negara Inggris, Russell Vince yang mengajukan pembatalan seluruh sertifikat merek Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug. Oktavian Adhar, kuasa hukum Russell Vince mengatakan, berdasarkan putusan MA, Ditjen Hak Kekayaan Intelektual  (HaKI) selaku turut tergugat telah diperintahkan mencoret pendaftaran merek Cap Kaki Tiga dari Daftar Merek Ditjen (HaKI). ”Kami sudah menerima putusan resmi dari MA. Kami berharap putusan ini dipatuhi dan dilaksanakan,” katanya di Jakarta, kemarin. Menurut Oktavian, Ditjen HaKI dengan segala akibat hukumnya wajib mencantumkan alasan pembatalan dan tanggal pembatalan, serta mengumumkan dalam Berita Resmi Merek sesuai Undang Undang Merek yang berlaku atas Sertifikat-sertifikat Merek Cap Kaki Tiga yang telah didaftarkan atas nama Wen Ken Drug.  ”Ditjen HaKI wajib mencoret sertifikat merek dagang Cap Kaki Tiga atas nama Wen Ken Drug dan melarang serta menolak pihak mana pun yang akan mendaftarkan lambang atau logo yang memiliki kemiripan dengan lambang negara Isle of Man,” jelasnya. Selain itu, Oktavian juga meminta Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM)  secepatnya mengeluarkan surat keputusan yang melarang peredaran produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug oleh pihak mana pun yang memiliki kesamaan pada pokoknya dengan lambang atau logo milik Isle of Man dan segera menarik seluruh produk dan kemasan Cap Kaki Tiga milik Wen Ken Drug yang masih beredar di pasaran. Dia mengatakan, kliennya Russell Vince yang berkebangsaan Inggris, memperkarakan Wen Ken Drug terkait penggunaan merek dagang Cap Kaki Tiga, yang menyerupai lambang negara Isle of Man di Indonesia. Argumentasi Russel tersebut diperkuat  Pasal 3 ayat (1) dan 4, Trade-Related Aspects of Intellectual Property Rights (TRIPS). ”Pengajuan gugatan  di Indonesia, bukan di tempat asal Wen Ken Drug di Singapura. Sebab, klien kami melihat merek Cap Kaki Tiga hanya beredar di Indonesia,” kata Oktavian.  (wge/jpnn)

TOPIK BERITA TERKAIT: #mahkamah-agung 

Berita Terkait

IKLAN