Nasional

Riau Mencekam, Massa Kepung Polres Meranti

Redaktur:
Riau Mencekam, Massa Kepung Polres Meranti - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Suasana di Provinsi Riau tengah mencekam. Hal ini terjadi lantaran, massa mengepung kantor Polres daerah di Kabupaten Kepulauan Meranti dan menuntut pertanggungjawaban aparat kepolisian atas tewasnya kerabat mereka Apri Adi Pratama. Informasi yang dihimpun Pekanbaru MX (Jawa Pos Group), pengepungan itu buntut dari ketidakpuasan warga terhadap mediasi antara keluarga Apri Adi Pratama (24) pelaku pembunuhan terhadap Bripda Adil S Tambunan dari pihak Polres Meranti. Mediasi tersebut terjadi karena Apri Adi Pratama tewas di ruang tahanan Mapolres Kepulauan Meranti dengan kondisi bersimbah darah.  Kemudian jenazah Apri Adi dilarikan ke RSUD Kepulauan Meranti. Warga yang mendapatkan informasi tersebut langsung menyerbu RSUD untuk melihat jenazah Apri. Dengan kondisi demikian, warga dan keluarga Apri Adi meminta pertanggungjawaban dari pihak polres. Lantas Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar meminta waktu 3 kali 24 jam untuk mengusut siapa pelaku pembunuh terhadap Apri. Namun permintaan Asep Iskandar tidak diterima keluarga korban. Malah mereka meminta kapolres segera dicopot dari jabatannya, karena dianggap tidak mampu mengungkap kasus tersebut. Ribuan warga bahkan langsung mengepung Mapolres sambil meneriaki kata-kata kotor. Pantauan di lapangan, hingga pukul 12.30 WIB siang tadi kondisi di Mapolres Kepulauan Meranti terlihat mencekam. Warga yang sudah terlanjur emosi bahkan beramai-ramai melempari kantor polisi dengan batu. Polisi yang sudah makin terpojok berusaha memukul mundur kepungan massa. Di tengah perang batu, tiba-tiba terdengar bunyi letusan tembakan yang mengenai leher seorang warga hingga terkapar di halaman Mapolres. Upaya aparat kepolisian memang berhasil, karena saat itu juga warga langsung membubarkan diri. Sementara warga yang tertembak dilarikan ke RSUD, namun nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi. Hingga berita ini dirilis, Kapolres Kepulauan Meranti AKBP Asep Iskandar belum berhasil ditemui untuk dimintai keterangannya, terkait penembakan warga yang terjadi di halaman Mapolres. Sementara kondisi masih mencekam, karena ada informasi bahwa akan ada serangan balasan dari warga terhadap aparat kepolisian. (mxr/iil/JPG)

TAGS

Berita Terkait

Banten Raya / Tenggak Hajar Aswad, Pengunjung FM3 Tewas

Daerah / Dana Taktis Tak Cukup Tangani Jalan Longsor

Daerah / Jalan Desa Terseret Longsor

Banten Raya / Heboh, Penemuan Mayat Menggantung di Jaura Lebak

Internasional / Penyelamatan Viking Sky Diteror Badai

Megapolitan / Setelah Kebakaran, Inventarisasi Pedagang


Baca Juga !.