Nasional

Kemendagri Jemput Bola Tuntaskan Perekaman e-KTP

Redaktur:
Kemendagri Jemput Bola Tuntaskan Perekaman e-KTP - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Ada lagi cara strategis pemerintah untuk menuntaskan perekaman Kartu Tanda Penduduk Elektronik (e-KTP) supaya selesai pada 30 September 2016 nanti.  Menteri Dalam Negeri, Tjahjo Kumolo, mengatakan pihaknya sedang fokus mengimplementasikan sistem jemput bola perekaman e-KTP.
Skema ini sangat berguna untuk mengumpulkan data penduduk yang tidak sempat mendatangi Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Dukcapil) di kota mereka.
Seperti diketahui, banyak masyarakat yang memiliki KTP lama kadaluarsa tidak sempat merekam ulang data mereka. Bekerja dan kesibukan produktif lainnya biasa menjadi alasan tertundanya kewajiban masyarakat ini. Nah, sistem jemput bola ala Mendagri diyakini bisa menuntaskan masalah tersebut. "Ini kan harusnya jemput bola. Naik motor ya datangilah desa di pegunungan di pantai, kan orang kan sulit yang kerja harian dia menyisihkan waktu dua atau tiga jam," ujar Mendagri di Jakarta, Kamis (25/8). Meski demikian, Tjahjo mengakui tak mudah menerapkan jemput bola di tengah Sumber Daya Manusia (SDM) yang terbatas di Disdukcapil tiap-tiap daerah. Untuk itu, perlu implementasi bertahap dari sistem itu. Caranya dengan menugaskan staff dinas berkeliling dengan motor dan alat perekam. "Ya harus bertahap, kalau bisa cukup dua orang naik motor, bawa alat rekam, door to door bisa kok," sambungnya. Strategi ini dikatakan tak hanya mencakup pendataan e-KTP, pengumpula data akte kelahiran bagi masyarakat yang khususnya berdomisili di pedalaman juga bisa dilakukan. Hal tersebut untuk memenuhi target pemerintah menyediakan dokumen bukti lahir sebagai hak masyarakat. Untuk diketahui sampai saat ini baru 60 persen dari total 254 juta penduduk Indonesia yang memiliki akte tersebut. Padahal, akte berperan sebagai "tunas" dari segala fasilitas yang disediakan pemerintah RI. BPJS, kartu pintar, sekolah gratis sampai pekerjaan yang bersifat resmi membutuhkan dokumen itu. Nah, melalui jemput bola Mendagri berharap akan tumbuh kesadaran masyarakat atas pentingnya berkas-berkas tersebut."Niatnya itu ingin mengajak masyarakat, ayo lo, ini kan penting," demikian Tjahjo. (adn)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / 91 Tahanan Kehilangan Hak Pilih

Megapolitan / Puluhan Ribu Warga Belum Lakukan Perekaman e-KTP

Daerah / Tambah Hari Pelayanan e-KTP

Nasional / Jelang Pemilu, Kejar Target Perekaman

Megapolitan / 109 Warga Asing Miliki NIK


Baca Juga !.