Nasional

Dua Pelajar WNI Ditahan Otoritas Turki Kini di Kediaman Dubes

Redaktur:
Dua Pelajar WNI Ditahan Otoritas Turki Kini di Kediaman Dubes - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Usai ditahan sejak Kamis (11/8) lalu oleh otoritas Turki, 2 warga Indonesia (WNI) yang berstatus sebagai pelajar, yakni Dwi Puspita Ari Wijayanti dan Yumelda Ulan Afrilian, dibebaskan. Keduanya dinyatakan tak bersalah oleh aparat keamanan Turki setelah tidak terbukti memiliki kaitan dengan kelompok Hizmet/FETO. Kini mereka berdua berada di kediaman Duta Besar RI di Ankara. "Mereka dalam keadaan sehat meski tampak kelelahan. Keduanya sudah sempat berbicara langsung dengan orang tua masing-masing melalui telepon," ujar Duta Besar RI di Ankara, Wardana melalui keterangan tertulisnya, Jumat (26/8). Untuk diketahui, sejak penangkapan dilakukan, KBRI terus melakukan pendekatan ke sejumlah pejabat tinggi Pemerintah Turki. Menteri Luar Negeri RI, Retno Marsudi bahkan telah dua kali melakukan pembicaraan langsung melalui telepon dengan Menlu Turki. Pembebasan kedua WNI menjadi salah satu topik yang dibicarakan kedua Menlu. Selain itu, pasca kudeta yang gagal di Turki, KBRI terus menyampaikan himbauan agar mahasiswa/pelajar WNI lebih berhati-hati. Mereka diminta menghindari kontak dengan mereka yang terkait/terafiliasi ke ulama Ferhulah Gullen. Terutama untuk segera keluar dari fasilitas-fasilitas yang dikelola oleh kelompok-kelompok yang terkait dengan itu. KBRI terus berkomunikasi dengan Pemerintah Turki dalam rangka memastikan keselamatan seluruh WNI di Turki, khususnya para pelajar/mahasiswa penerima beasiswa Pasiad. Saat ini sekitar 35 pelajar/mahasiswa penerima beasiswa Pasiad ditampung di kediaman Duta Besar RI Ankara. Selain alasan keamanan, para WNI ditampung karena mereka sudah tidak lagi menerima uang beasiswa dari Yayasan Pasiad. (adn)

Berita Terkait

Internasional / Kaisar Akihito Lepas Takhta

Internasional / Halangi Pejabat Fatah Tinggalkan Jalur Gaza

Internasional / Pertimbangkan Usulan Pakta Nuklir AS

Internasional / Tambang Batu Bara Meledak, Lima Orang Tewas

Internasional / AS Hentikan Bantuan Militer ke Kamerun

Internasional / Venezuela Tunjuk Dewan Baru Citgo, Guaido Presiden Sementara


Baca Juga !.