Krisis Pemain, PSM Tak Bisa Simulasi

INDOPOS.CO.ID – Ada kendala di tubuh PSM jelang laga perdana putaran kedua Indonesia Soccer Championship (ISC). Jumlah pemain sedang tak ideal.

Krisis pemain menerpa PSM. Meski telah mendatangkan sembilan pemain baru, skuad Pasukan Ramang masih minim. Selain juga membuang sembilan orang, ada juga yang cedera. Valentino Telaubun, Ridwan Tawainella, dan Kwon Jun tak bisa berlatih berat.

Baca Juga :

Pada saat bersamaan, PSM juga harus kehilangan rekrutan baru Ivan Wahyudi yang mesti kembali dahulu ke tim sepak bola Sulsel untuk PON 2016.

Akibatnya, pelatih Robert Alberts kesulitan menggelar simulasi game di Stadion Gelora Andi Mattalatta, sore kemarin. Hanya 18 pemain yang hadir, skema tak bisa diasah secara maksimal. Para pemain tak bisa dibagi dalam dua tim.

Baca Juga :

Padahal, PSM butuh pemantapan permainan. Persela Lamongan sudah siap menjamu, Jumat, 2 September mendatang.

Robert mengaku tak terlalu butuh banyak pemain. Namun jumlah 24 saat ini diakui masih kurang. Butuh dua lagi. Khususnya di lini belakang.

CEO PT PSM Munafri Arifuddin bilang, pihaknya sudah berupaya keras melakukan negosiasi dengan beberap pemain. “Ini perburuan yang sangat sulit. Sebab, hampir semua incaran utama sudah terikat kontrak selama semusim di klubnya,” ucapnya.

Bek kiri Fathlul Rahman yang sudah menyatakan setuju kembali ke PSM, tampaknya sulit untuk bergabung. Klub yang dibelanya, Barito Putera enggan untuk melepasnya.

“Kita akan terus mencoba, sampai mendapatkan aternatif yang sesuai selera pelatih,” tambah Munafri.

Robert pun mulai mencari opsi lain. Semisal mempromosikan beberapa pemain dari PSM U-21. “Iya, saya sedang memikirkan rencana itu,” akunya. (ard/jpg)

 

 

 

 

 

 

 

 

Komentar telah ditutup.