Politik

Siap Tarung, PKS Godok Kader Internal

Redaktur:
Siap Tarung, PKS Godok Kader Internal - Politik

INDOPOS.CO.ID - MAJELIS Syuro DPP Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Triwisaksana mengaku pihaknya tengah menggodok calon gubernur dan wakil gubernur dari internal partai. Dalam waktu dekat, PKS akan mengumumkan salah satu calonnya. "DPP menginginkan kadernya menjadi gubernur atau wakil gubernur," kata Triwisaksana di Jakarta, kamis. Meski tidak menutup kemungkinan calon dari luar partai, namun  seluruh pengurus sepakat memprioritaskan calon internal. Sejauh ini, ada beberapa nama  yang muncul. Salah satu yang paling menonjol adalah Mohamad Idrus, kader PKS dari lingkungan pengusaha muda. Ia mengatakan, karena hanya punya 11 kursi, PKS  pasti berkoalisi dengan partai lain. Partai Gerindra, misalnya, menjadi prioritas. "Kita sudah berkomunikasi dengan parpol yang tergabung di koalisi kekeluargaan, utamanya Partai Gerindra," tegas Triwisaksana. Sementara itu, Wakil Sekjen Partai Kebangkitan Bangsa (PKB) Daniel Djohan mengatakan, partainya  masih menunggu perkembangan. Namun sejauh ini DPW PKB DKI sudah mengarahkan dukungan kepada Saefullah yang kini masih menjabat sekretaris daerah (sekda) DKI Jakarta. "Betul kalau suara DPW seperti itu, tetapi DPP masih menunggu perkembangan politik selanjutnya," kata dia. Di tempat terpisah, Partai Amanat Nasional (PAN) juga mengarahkan dukungan politik ke calon gubernur selain incumbent (Ahok). Setidaknya, femonema politik itu ditunjukkan dengan kedatangan kader partai berlambang Matahari Terbit tersebut ke markas Partai Gerindra. Ketua Pemenangan Pemilu Bapilu PAN Johan Musawa membenarkan sikap kader PAN Jakarta tersebut. Bahkan menurut anggota DPRD Jakarta itu, beberapa kali pengurus PAN Jakarta di lima wilayah di DKI menggelar pertemuan dengan pimpinan Partai Gerindra Jakarta untuk membahas pemenangan calon gubernur. "Saya melihat hal tersebut tidak melanggar aturan partai. Justru yang melanggar aturan adalah ketika ada kader PAN yang coba-coba melakukan pendekatan kepada petahana (Ahok) untuk kembali duduk sebagai gubernur Jakarta," tegas Johan, kemarin. Menurut Johan, hingga kini kebijakan PAN tidak berubah, yakni mendukung calon gubernur yang sudah mengikuti mekanisme yang ditetapkan partai. (dai)

TAGS

pks

Berita Terkait


Baca Juga !.