Politik

Yusril Klaim Sudah 4 Parpol Mendukung

Redaktur:
Yusril Klaim Sudah 4 Parpol Mendukung - Politik

INDOPOS.CO.ID -  Yusril Ihza Mahendra makin pede maju di Pilkada DKI Jakarta. Mantan Menteri Hukum dan HAM ini tidak masalah jika tidak dicalonkan dari Koalisi Kebangsaan, karena para pendukungnya sudah menyiapkan poros koalisi baru. Tak hanya itu, Minggu tadi, telah dideklarasikan kelompok pendukung yang mereka namakan diri Duta Yusril di Gedung Olahraga Cempaka Putih.  Deklarasi itu dihadiri sendiri oleh Yusril. Dalam sambutannya, Yusril meminta doa restu kepada masyarakat, khususnya warga Jakarta Pusat, untuk mendukung dirinya maju sebagai calon dalam Pemilihan Gubernur DKI Jakarta 2017. "Mari bersama-sama mendoakan mudah-mudahan rencana jadi kenyataan dan kemenangan akan kami perolah," katanya. Dalam deklarasi  tersebut, Yusril didampingi oleh Sekretaris Daerah (Sekda) DKI Jakarta Saefullah. Yusril mengatakan dirinya akan menggandeng Saefullah sebagai calon wakil gubernur. Saat ini, Yusril mengklaim sudah mendapatkan dukungan dari empat partai politik. "Mudah-mudahan bersama Saefullah, kami sudah mendapatkan keputusan final dengan partai yang sudah diskusi untuk mendukung kami maju cari cagub dan cawagub," tambahnya. Empat parpol yang dimaksud Yusril adalah Partai Demokrat yang memiliki sepuluh kursi di Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta, Partai Persatuan dan Pembangunan (PPP) dengan  sepuluh kursi, partai Kebangkitan Bangsa (PKB) dengan  enam kursi, dan Partai Amanat Nasional (PAN) dengan  dua kursi.  Dia pun menyebut koalisi partai tersebut sebagai poros baru. Total jumlah kursi yang terkumpul jika empat partai tersebut bergabung adalah 28 kursi. Jumlah tersebut sudah mencukupi syarat untuk mengusung calon gubernur dan wakil gubernur. Adapun jumlah minimal untuk mengusung pasangan calon salah 22 kursi. "Pokoknya mantap kali ini, dari dukungan partainya udah komplit lebih dari 22 kursi," kata Yusril. Dia mengatakan akan mendeklarasikan pasangan calonnya dalam waktu dekat, yakni sebelum masa pendaftaran pasangan calon gubernur dan wakil gubernur ditutup, yaitu pada  23 September 2016. (*/amd)

Berita Terkait


Baca Juga !.