Pencarian Terus Dilakukan hingga Sungai Cimanuk Sumedang

INDOPOS.CO.ID-Tim penyelamat terus melakukan pencarian terhadap warga yang hilang dari musibah banjir bandang di Garut. Pencarian dilakukan sampai ke wilayah aliran Sungai Cimanuk di Kabupaten Sumedang.

Selain korban jiwa, tercatat korban banjir mengalami luka berat empat orang, dan luka ringan 27 orang. Terkait kerugian materil dan kerusakan bangunan, masih dalam pendataan.

Kekuatan personel gabungan yang melakukan pencarian yakni jajaran Polres Garut sebanyak 700 personel, Brimob 2 Setingkat Satuan Kompi (SSK), Sabhara Polda Jabar 90 personel, BPBD 20 personel, Satpol PP satu pleton, TNI dan Denpom 200 personel, Satuan Yonif 303 sebanyak 1 SSK, dan 301 sebanyak 1 Ssk.

Dansatgas penanggulangan bencana sekaligus Dandim 0611 Garut, Letkol Arm. Setyo Hani Susanto mengungkapkan, sebelum tiga jenazah ditemukan pada Jumat (23/9), sehari sebelumnya, Kamis (22/9) malam, tim pencari korban menemukan satu jenazah di Kecamatan Cibatu.

Baca Juga :

“Jadi total ada 30. Untuk penemuan hari ini (Jumat), satu ditemukan di Kecamatan Selaawi dan dua lainnya di Waduk Jatigede. Korban yang ditemukan hari ini semua berjenis kelamin perempuan,” ujar Setyo di Makodim 0611 Garut, Jumat (23/9).

Dari ketiga korban yang ditemukan pada Jumat (23/9) kemarin, satu di antaranya telah teridentifikasi. Sementara dua lainnya masih dalam proses identifikasi di Rumah Sakit TNI AD Guntur.

Tim meyakini penemuan dua jenazah di Jatigede sebagai korban banjir bandang Garut karena terbawa arus Sungai Cimanuk. Untuk data korban yang hilang, lanjut Setyo, terdapat 22 orang. Dari data korban hilang pada hari Kamis, ada 23 laporan orang hilang. Namun tiga korban hilang telah cocok dengan jenazah yang ada.

“Data yang cocok dengan jenazah ada tiga jadi tinggal 20. Hari ini (kemarin) kami kembali menerima dua laporan orang hilang. Jadi total jumlah yang hilang ada 22,” terangnya.

Dia menambahkan, akan melakukan analisa serta pendalaman dengan berkoordinasi dengan RT dan RW, termasuk pihak terkait penemuan korban sampai Jatigede. “Nantinya titik temuan korban akan dijadikan prioritas pencarian,” ucapnya.

Mengenai jumlah data pengungsi, perkiraan sementara mencapai 5.576. Lokasi pengungsian tersebar di beberapa tempat dan posko utama pengungsian di Makorem. (bbb/jpg)

Komentar telah ditutup.