Mensos: Masa Tanggap Darurat Hingga 14 Hari Ke Depan

INDOPOS.CO.ID – Pasca bencana banjir bandang menerjang Kota Garut dan Sumedang, pemerintah menetapkan masa tanggap darurat hingga 14 hari ke depan. Menteri Sosial(Mensos) Khofifah Indar Parawansa mengungkapkan, pada masa tanggap darurat warga terdampak banjir bandang di Garut lebih memilih kembali ke keluarga mereka.

Sementara, menurut Khofifah korban longsor di Sumedang banyak yang menempati tenda-tenda pengungsian dan Gelanggang Olahraga Remaja(GOR).

” Kenapa Sumedang lebih banyak ketimbang Garut, karena ada 188 rumah yang statusnya siaga. Jadi mereka diungsikan,” ujar Khofifah Indar Parawansa usai meresmikan e-Warong di Kabupaten Madiun, Sabtu(24/9).

Khofifah menyebutkan, jumlah warga Sumedang yang diungsikan lebih dari 700 jiwa. Ia berharap, bantuan logistik dapat dikirim secepatnya kepada para korban.

Baca Juga :

Asep dan Segelas Kopi

Lebih jauh Khofifah mengungkapkan, sesuai standar operasional prosedur(SOP) penanganan korban terdampak banjir bandang di Garut dan longsong di Sumedang masa tanggap darurat hingga 14 ke depan. Tim Kemensos dikomandani oleh Direktur Bencana Alam karena.

” Petugas masih melakukan pencarian korban yang belum ditemukan, kemudian dilakukan identifikasi. Selanjutnya diberikan bantuan sosial kematian kepada ahli waris,” jelasnya.

Perlu diketahui, banjir bandang menerjang Kota Garut pada Selasa(20/9) malam, akibat luapan sungai Cimanuk. Jumlah korban meninggal yang ditemukan berdasarkan data dari Badan Nasional Penanggulangan Bencana(BNPB) sebanyak 30 orang.(nas)

Komentar telah ditutup.