Pemkab Pangandaran Tawarkan Relokasi Korban Banjir

INDOPOS.CO.ID– Pemerintah Kabupaten Pangandaran akan kembali menawarkan relokasi kepada korban banjir di Desa Sukanagara Kecamatan Padaherang. Hal ini sebagai antisipasi jika sewaktu-waktu tanggul penahan Sungai Citanduy jebol.

Bupati Pangandaran Jeje Wiradinata mengatakan, pemerintah daerah sudah dua kali menawarkan relokasi kepada 24 kepala keluarga di Sukanagara. Terakhir, saat banjir melanda daerah itu beberapa waktu lalu. Namun, mereka menolak dengan berbagai alasan. Padahal, lokasi rumah warga yang berada di bantaran Sungai Citanduy sangat rawan. ”Sudah dua kali saya coba membujuk warga. Takut juga saya. Kan (tanggul) bisa jebol sewaktu-waktu,” ungkapnya (25/9).

Meski telah dua kali mendapat penolakan, Jeje mengaku akan terus melakukan pendekatan agar warga mau pindah. Dia telah memerintahkan kepala desa untuk menyosialisasikan rencana relokasi tersebut. ”Saya sudah panggil kepala desa. Lahan relokasinya juga tidak jauh, masih di Sukanagara. Kita sudah siapkan itu,” tuturnya.

Untuk anggaran relokasi, lanjutnya, pemerintah siap mengganggarkan dalam APBD apabila hal tersebut sangat mendesak. Namun, pemda juga akan tetap berupaya meminta bantuan dari pemerintah pusat. ”Kalau memang pemerintah pusat lambat, saya kira APBD mampu. Paling sekitar tiga miliar (rupiah),” kata dia.

Terpisah, Plt Camat Padaherang Saprudin Halif Nurdin membenarkan warga Desa Sukanagara memang tidak mau direlokasi. Mereka beralasan sudah betah tinggal di daerah tersebut dan memiliki aset yang cukup besar. Banjir yang kerap merendam rumah mereka ketika hujan sudah dianggap biasa. “Alasan mereka itu sudah lama tinggal di sana. Apalagi perekonomian mereka juga sudah lumayan di sana,” terangnya.

Warga, kata Saprudin, justru menginginkan pemerintah daerah membuat tanggul penahan. Namun permintaan tersebut dinilai berisiko, sebab tanggul belum tentu kuat menahan derasnya aliran Sungai Citanduy. ”Kalau jebol bisa mengakibatkan banjir bandang. Walau sering gagal saat melakukan pendekatan, kita akan coba terus kepada mereka agar mau relokasi,” pungkasnya. (oby/jpg).

Baca Juga :

Unjuk Rasa, Ratusan Perempuan Belarusia Dipenjara

Komentar telah ditutup.