Pasar Ponsel Lesu, Ini Cara Mendongkrak Penjualan

INDOPOS.CO.ID–Penjualan telepon seluler (ponsel) menurun sekitar 20 persen sejak Lebaran. Lesunya pasar tersebut membuat distributor ponsel Apollo mengadakan sejumlah program, termasuk pameran dan tukar tambah (trade-in).

Owner Apollo Irwan Harianto menyatakan, selama September pihaknya menggelar empat kali pameran dan dua kali trade-in. Program itu mampu mendongkrak sales sekitar 10 persen. Mayoritas produk yang dicari konsumen dalam kedua event tersebut adalah Samsung, Oppo, Lenovo, dan LG. ’’Permintaan diperkirakan pulih pada November atau mendekati Natal dan tahun baru,’’ katanya.

Retail Operation Head Mobile Communication Division PT LG Electronics Indonesia Andrew berharap trade-in mampu mendongkrak sales LG hingga 100 persen. Tahun depan LG berharap mampu berada di posisi kelima penjualan ponsel terbanyak di Indonesia. ’’Saat ini market share kami masih 1 persen,’’ ungkapnya.

Penjualan smartphone pada kuartal kedua tumbuh 3 persen jika dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu. Samsung pun masih memimpin pangsa pasar smartphone di Indonesia dengan market share 26 persen, disusul Oppo 19 persen, Asus 9 persen, Advan 8 persen, Lenovo 6 persen, dan merek lainnya 32 persen.

Permintaan ponsel premium juga meningkat karena promosi vendor dan lifestyle. ’’Di Surabaya, untuk membeli ponsel, masyarakat cukup memperhatikan lifestyle,’’ jelas Andrew. (vir/c5/noe/jpg)

Komentar telah ditutup.