Nasional

Empat Kantor Layanan Lumpuh

Redaktur:
Empat Kantor Layanan Lumpuh - Nasional

INDOPOS.CO.ID - Dampak kebakaran hebat di kantor pelayanan Badan Pelayanan Perijinan Terpadu (BPPT), Selasa (27/9) kemarin, empat kantor layanan lainnya lumpuh total. Pasalnya, selama terjadi kebakaran, arus listrik di kawasan perkantoran yang terletak di Jalan ir H Juanda itu terpaksa dihentikan. “Akibat kebakaran ini, untuk sementara layanan yang kami berikan di BPPT tidak bisa berjalan, sampai batas waktu yang belum ditentukan,” kata Sekretaris BPPT Kota Bekasi Titi Suryani, Selasa (27/9) kemarin. Sekarang ini, kata Titi, pelayanan untuk perijinan masih dalam tahap pencarian tempat. Sebab, harus ada kantor untuk bisa menyelenggarakan pekerjaan itu semua. “Kita sedang cari tempat pelayanan sementara sambil memindahkan peralatan kerja ke lokasi baru, kemungkinan di gedung Pakpak,” katanya. Insiden kebakaran itu terjadi usai pegawai melepas apel pada pukul 08.30. Kobaran api terlihat dari ruang arsip milik BPPT di lantai dasar. Pegawai yang mengetahui api cepat menyambar, langsung berhamburan keluar untuk menghindari amukan si jago merah. Atas terbakarnya kantor BPPT ini, tiga layanan di Dinas Pendapatan Daerah, Dinas Sosial, dan Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) ikut lumpuh. Sebab, pihak Perusahaan Listrik Negara (PLN) setempat langsung memutus aliran listrik di kawasan itu. Seorang saksi mata di lokasi kejadian, Nina, 36 mengaku, api berasal dari ruang arsip yang berlokasi di lantai satu gedung BPPT. Dalam hitungan menit, api kata dia, langsung menjalar cepat, setelah melumat bahan material kertas yang diduga dokumen perizinan. “Api merambat ke lantai II hingga lantai paling atas lantai III,” katanya. Nina mengaku, kebanyakan pegawai hanya menyelematkan barang-barang penting miliknya. Sementara dokumen perizinan harus direlakan terbakar. “Setelah melihat ada asap dari lantai satu, saya langsung melarikan diri keluar gedung,” ujarnya. Terpisah, Sekretaris Daerah Kota Bekasi, Rayendra Sukarmadji mengatakan, dugaan sementara kebakaran ini diakibatkan karena korsleting listrik. Sebab, gedung yang dibangun sejak 1997 lalu itu masih layak fungsi. Hanya saja, untuk perawatan kelistrikan masih kurang. “Tidak ada korban jiwa dalam insiden ini,” katanya. Dia mengaku, atas insiden ini kantor layanan lainnya terganggu. Misalkan, rekam e-KTP di Disdukcapil akhirnya terhenti sementara setelah pasokan listrik mati. “Tapi khusus pelayanan BPPT kita hentikan dulu dan kita pindahkan ke tempat lain untuk sementara waktu,” ucapnya. Terdata, ada 11 armada damkar yang berasal dari bantuan Summarecon, Kabupaten Bekasi, DKI Jakarta dan Kota Bekasi. Alhasil, sekitar tiga jam kemudian, atau sekitar pukul 11.30 api berhasil dipadamkan. Namun, belum ada pernyataan resmi dari Pemerintah Kota Bekasi terkait kerugian usai dilanda kebakaran. (dny)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Kebakaran Hotel Sheraton, Satu Korban Tewas

Megapolitan / Gudang di Cakung Terbakar

Ekonomi / Pabrik Kacang Garuda Hangus Terbakar


Baca Juga !.