Gadis 20 Tahun Ditemukan dalam Septiktank, Ini Kata Polisi

INDOPOS.CO.ID – Penemuan mayat gadis berumus 20 tahun di dalam septiktank cukup mengherankan. Pasalnya, dari hasil visum terhadap korban tidak ada satupun tanda penganiayaan, tindak kekerasan ataupun pemerkosaan. Hal itu disampaikan langsung oleh Kapolres Siak AKBP Restika Pardamean Nainggolan SIK kepada Riau Pos, Jumat (30/9).

Sampai saat ini, pihak Kepolisian masih mendalami kasus tersebut. Yang mana, pihak Polres Siak melibatkan Ditkrimum Polda Riau untuk membuka handphone korban yang saat ini sedang terkunci. ”Ya kami minta bantuan Polda untuk bukak handphone korban. Kan (handphone) terkunci. Sedangkan kami ga ada alatnya,”tutur Kapolres saat dihubungi Riau Pos melalui sambungan seluler.

Baca Juga :

Debat Kepribadian

Ditegaskannya, sampai saat ini pihaknya masih mendalami kasus penemuan gadis 20 tahun tersebut. Dengan dibantu oleh Ditkrimum Polda Riau, ia berharap handphone korban yang ditemukan dapat menguak apa yang sebenarnya terjadi terhadap korban sesaat sebelum masuk ke dalam septiktank.

“Kami sudah visum. Tidak ada tanda kekerasan. Kalau diperkosa, maaf selaput dara korban tidak apa-apa. Jadi dengan terbukanya handphone korban kami bisa mengetahui dengan siapa saja dia berhubungan dan pesan-pesan ke handphone bisa diketahui semua,”tuturnya.(nda/jpg)

Komentar telah ditutup.