Situasi Kondusif, 14 Warga Diamankan

INDOPOS.CO.ID – Pemblokiran jalan lintas timur (jalintim) di Kampung Bujukagung, Kecamatan Banjarmargo, Tulangbawang, oleh ribuan massa pada Minggu (2/10) akhirnya bisa dikendalikan aparat keamanan. Pantauan Radar Lampung (Grup indopos.co.id ) (3/10), arus lalu lintas di jalur yang menghubungkan Lampung dengan Sumatera Selatan (Sumsel) itu sudah lancar sejak pukul 02.00 WIB. Setelah sebelumnya, Minggu (2/10) sejak pukul 17.00 diblokir ribuan massa.

Kapolda Lampung Brigjen Ike Edwin memastikan kondisi jalintim sudah kondusif. Dia menjelaskan, saat kejadian, warga memang membakar ban dan memblokade jalan. Dang Ike –sapaan akrab Ike Edwin– membenarkan adanya peristiwa pelemparan batu yang dilakukan warga ke arah polisi. Terkait hal tersebut, menurut dia, itu sudah menjadi risiko profesi polisi.  ’’Namanya polisi pasti ada risiko. Saat itu kan kita ingin menyingkirkan ban yang dibakar. Tetapi tidak ada masalah kok dan akhirnya massa tak melakukan perlawanan lagi,” katanya.

Baca Juga :

Dang Ike menjelaskan, saat ini warga sudah kembali ke rumah masing-masing dan polisi telah mengamankan warga yang diduga sebagai provokator. ’’Akan kami tindak tegas sesuai prosedur,” tegasnya.

Dilanjutkan, saat ini pihaknya sudah menyiagakan 600 personel brimob serta pasukan BKO dari Polda Banten dan dua kompi TNI. ’’Pastinya jalintim sudah bisa dilalui dan lancar serta situasi sudah kondusif,” tandasnya.

Baca Juga :

Dia menambahkan, satgas gabungan yang terdiri dari forkopimda juga sudah mulai bekerja untuk menyelesaikan permasalahan antara warga dengan PT Bangun Nusa Indah Lampung (BNIL). ’’Kita serahkan semuanya ke satgas. Mudah-mudahan berjalan cepat,” pungkasnya. Sementara itu, informasi yang dihimpun Radar Lampung, polisi telah mengamankan 14 terduga provokator. Kemarin, mereka tengah diambil keterangannya di Mapolres Tulangbawang.

Mereka yang diamankan adalah Toekiman alias Sukirman, Sukirji, Rajiman, Tohir, Agus Supriyono, Juanda alias Ompong, Sukatno Handoyo, Gunawan, Daniel Sukarji, Arianto, Tomas Suwarto, Bambang, Sujarno, dan Hasanudin.

Baca Juga :

IKSD Kecam Aksi Penusukan Syekh Ali Jaber

Kapolres Tulangbawang AKBP Agus Wibowo mengatakan, warga yang diamankan statusnya masih sebagai saksi. ’’Untuk sekarang masih diselidiki,” ujarnya. Dilanjutkan, pihaknya akan melakukan langkah-langkah preventif, preentif, dan represif terhadap yang telah dilakukan warga. ’’Pemblokiran jalintim dilakukan hingga pukul 02.00 kemarin. Alhamdulillah semua sudah klir, tidak ada persoalan,” tuturnya.

Untuk saat ini, pihaknya telah menempatkan 1.200 personel gabungan dari Polda Lampung dan TNI-AD. ’’Termasuk backup dari Polda Banten. Untuk pospam kita ada di lokasi PT BNIL, ditambah empat titik yang tersebar di jalintim,” jelasnya. (nca/cw7/p6/c1/whk/jpnn)

Komentar telah ditutup.