Kecantikan Pulau Ini Kalahkan Pesona Maladewa

INDOPOS.CO.ID-Pernah mendengar nama Pulau Bawah? Bila belum, pasti akan terkaget-kaget bila tahu bahwa Pulau Bawah adalah pulau yang pesonanya disebut-sebut mengalahkan Maladewa atau Maldive.

Pulau Bawah adalah gugusan pulau-pulau indah yang terletak di ujung selatan dari Kepulauan Anambas, Kepulauan Riau. Berbagai keindahan seperti gugusan pulau, hutan rindang, terumbu karang, pantai dan pasir putihnya semua memikat hati.

Baca Juga :

PSIS Semarang Stop Latihan

Adalah investor asal negeri jiran Malaysia yang jeli melihat potensi luar biasa tersebut dengan membangun satu resort dengan kapasitas sangat terbatas di sana. Dari luas wilayah 66 hektar pulau utama di Pulau Bawah, Bawah Private Island hanya membangun 16 unit resort yang rencananya tahun depan akan di-launching.

”Kami menamakannya Bawah Private Island. Kalau kita lihat ke Maldive sekarang yang sudah crowded, maka kita tidak ingin Pulau Bawah juga rusak karena ulah manusia. Pulau Bawah ini jauh lebih baik dari Maldive,’’ ujar Sales and Marketing Comunication Director dari Bawah Private Island Bala Navaratnam, salah satu pengembang yang membangun Pulau Bawah, saat jumpa pers di Jakarta baru baru ini.

Baca Juga :

Menurut pria keturunan India berkewarganegaraan Malaysia tersebut mengakui pihaknya sudah lima tahun terakhir mengembangkan Pulau Bawah. Pertama mereka melihat potensi, lalu melakukan konservasi, tiga tahun terakhir mulai memetakan pembangunan yang tidak merusak alam sekitar.

”Pulau Bawah sangat indah, jadi keindahan itu yang dijual tentunya harus dijaga. Makanya kami membuat aturan sedemikian rupa bersama pemerintah Indonesia agar tetap bisa menjaga keindahan alam Pulau Bawah,’’ ujar Bala dengan logat Melayu yang kental.

Baca Juga :

Ronald Koeman Puja Dua Daun Muda Barcelona

Selama ini, pihaknya juga berupaya melakukan edukasi kepada nelayan setempat. Memberi tahu wilayah mana saja yang boleh untuk tempat menangkap ikan, untuk zona pemanfaatan wisata dan zona khusus konservasi. Sejak tiga tahun terakhir, Bala bersama masyarakat setempat sepakat untuk menjaga alam dan lingkungan.

”Kami membuat semua nya ramah lingkungan. Kami melarang masuk bahan-bahan berbau plastik ke wilayah Pulau Bawah. Sehingga, nelayan setempat pun sudah mulai memahami, kalau program yang kami ajarkan adalah untuk kebaikan masa depan bersama,’’ ujarnya.

Selain itu, untuk karyawan yang dipekerjakan oleh investor Bawah Private Island adalah 90 persen masyarakat lokal. Selain memeberikan edukasi kepada nelayan, Bala juga mengaku mendidik masyarakat untuk bisa melayani dan bekerja sesuai yang dibutuhkan di resort yang tengah dibangunnya.

”Kami lebih prepar ke masyarakat lokal. Tidak ada yang tak mungkin, seperti layaknya Pulau Bawah jauh dari mana-mana, tidak ada akses, tidak ada listrik tidak bisa ada sambungan telekomunikasi, tapi sekarang karena kita mau jadi bisa,’’ ungkap Bala.

Menurutnya, jumlah penduduk di Pulau Bawah memang masih sangat sedikit. Jangankan kemacetan, lampu merah pun belum ditemukan di sana. Beberapa pulau di sekitar nya juga masih banyak yang tidak berpenghuni dan belum diberikan nama.

Lebih jauh Bala mengatakan, selain memiliki pemandangan yang sangat cantik , gugusan Pulau Bawah ini memiliki keindahan lain yang juga sangat menarik. Bibir pantai yang jernih dihiasi pasir putih dan sayang sekali jika harus dirusak oleh tangan usil manusia.

Ada juga sebuah danau kecil yang disebut dengan laguna yang ada di laut dangkal yang juga dikelilingi oleh beting karang . Laguna itu sendiri sebenarnya adalah semacam danau air laut yang terpisah dari lautan lepas karena bentang alam yang membentuknya secara alami.

Laguna yang ada di gugusan Pulau Bawah ini dibentuk oleh gugusan pulau yang ada di tengah lautan lepas . Airnya berwarna biru dan juga air nya cukup bersih serta jernih sehingga pemandangan yang ada di dasar laguna termasuk juga ikan-ikan dan biota laut yang unik lainnya dapat terlihat jelas dari permukaan air.

Pasir putih di kepulauan bawah ini juga menyelimuti dasar laguna , dan terdapat terumbu karang yang cukup eksotik di beberapa titik . Kalau air laut tersebut tengah surut, beberapa gugus pulau disekitar Pulau Bawah terlihat saling menyambung satu sama lain. karena keeksotisan , keunikan dan kealamian yang dimiliki oleh Pulau Bawah itu, pada waktu tertentu sudah ramai dikunjungi wisatawan asing. Biasanya bepergian ke sana menggunakan kapal layar atau yacht pribadi.

”Pola pemasaran kami direct seling, tidak menggunakan operator atau travel agen. Jadi harganya cukup mahal, sekitar 2600 us dolar per malam,’’ pungkas Bala. (nel)

Komentar telah ditutup.