Synchronize Fest 2016 Diwarnai Aksi Sonata Grup

INDOPOS.CO.ID – Festival akbar musisi lokal, Synchronize Fest 2016 mengumumkan tiga nama tambahan untuk pesta yang digelar di Gambir Expo, Kemayoran, Jakarta pada 28, 29, dan 30 Oktober 2016 mendatang. Nama tersebut yakni Soneta Group, Sheila On 7, dan The Kuda.

Panampilan Soneta Group di Synchronize Fest 2016 tentu sangat dinanti. Sebab telah lama grup yang dikomandoi Raja Dangdut, Rhoma Irama itu tidak tampil di festival akbar.

Baca Juga :

Gizi Seimbang ala Ikke Nurjanah

Mereka akan tampil pada hari kedua. Sama seperti band The Kuda.  Sedangkan Sheila On 7 bakal beraksi di hari pertama.

Dengan tambahan tiga nama di atas, Synchronize Fest 2016 dipastikan dimeriahkan 104 musisi lintas genre. Sebelumnya pihak penyelenggara telah mengumumkan 101 nama secara bertahap.

Baca Juga :

Musisi yang ikut ambil bagian diantaranya,  Efek Rumah Kaca, Indra Lesmana Keytar Trio Krakatau, FSTVLST, Fourtwnty, Barry Likumahuwa ft Adinda Shalahita, Laid This Nite & Lala Karmela, dan sejumlah musisi lainnya.

Pada tahap pertama, Synchronize Fest 2016 juga telah mengumumkan musisi yang akan menggebrak Gambir Expo, Kemayoran pada Oktober mendatang. Di antaranya yakni Maliq & DEssential, Morfem, Stepforward, Dental Surf Combat, Shaggydog, D’jenks, The Upstairs, The Trees and The Wild,  Gugun Blues Shelter, Glenn Fredly, The Groove, White Shoes & The Couples Company, Tulus, Rockets Rockers, Dewa Budjana & Tohpati dan lainnya.

Baca Juga :

Fans Andy Lau Bisa Nonton Sepuasnya

Synchronize Fest 2016 diselenggarakan oleh label rekaman independen lokal demajors dengan event organizer, Dyandra Promosindo.

Acara ini merupakan festival musik multi-genre tahunan berskala nasional. Synchronize Fest 2016 adalah bentuk perayaan keragaman jenis musik di lima panggung selama tiga hari.

Dalam Synchronize Fest tidak hanya musik yang menjadi menu spesial, tapi juga mengajak teman-teman Kineforum untuk menyajikan area pemutaran film bagi penonton.

Kolektif seniman dari Ruang Rupa juga akan mengadakan pameran beragam karya visual di merchendise. Selain itu ada record market di area khusus yang menjual rilisan fisik piringan hitam, CD, dan kaset. Serta area foodtruck hingga beragam penjualan clothing line lokal.

“Ini bukan hanya festival tapi juga movement. Kami ingin mewadahi musisi lokal untuk tampil di festival besar,” kata David Karto, Festival Director Synchronize Fest 2016 saat jumpa pers di Cikini, Jakarta Pusat. (ded/JPG)

Komentar telah ditutup.