Bhayangkara FC Tembus Tiga Besar

INDOPOS.CO.ID – Bhayangkara FC berhasil memaksimalkan laga kandangnya di pekan ke-24 kemarin (17/10). Menjamu tamu asal pulau Borneo, Persiba Balikpapan, tim racikan Ibnu Grahan itu berhasil menang dengan skor tipis 1 – 0.

Satu-satunya gol kemenangan Bhayangkara pada laga di Stadion Gelora Delta kemarin, diciptakan oleh juru gedor asal Brazil, Thiago Furtuoso pada menit 84. Kemenangan kemarin juga membuat posisi Bhayangkara untuk sementara naik dua tingkat ke posisi tiga menggeser Srwijaya FC dan Persipura Jayapura.

Baca Juga :

Sriwijaya yang juga bermain kemarin, harus rela posisinya dikudeta Bhayangkara setelah takluk atas PSM 2-1. Sedangkan Persipura, baru akan bertanding melawan PS TNI hari ini.

Meski menang, Bhayangkara FC sempat terlihat kesulitan dalam membobol gawang Persiba yang dikawal Yoewanto Stya Beny. Buktinya sejak babak pertama, setidaknya tujuh peluang emas sempat tercipta bagi Bhayangkara. Namun tidak ada satupun yang berbuah menjadi gol.

Baca Juga :

“Kita akan evaluasi. Karena banyak pola yang sudah rapi tidak bisa menjadi gol,” ujar pelatih Bhayangkara FC, Ibnu Grahan kemarin.

Begitu pula di babak kedua, beberapa peluang emas sempat tercipta pasca turun minum. Pada menit 58, Bhayangkara bahkan sempat memperoleh hadiah penalti setelah pemain Persiba, I Gusti Rustiawan dianggap melakukan handsball di kotak terlarang. Namun, eksekusi yang dilakukan oleh Ocatvio Dutra dapat dibaca dengan sempurna oleh Yoewanto.

Kegagalan eksekusi penalti tersebut merupakan kali ketiga bagi Dutra. Sebelumnya pemain stoper asal Brasil itu juga pernah gagal melaksanakan tugas hukuman 12 pas saat menghadapi Perseru Serui (29/8) dan Pusamania Borneo FC (7/10).

 

Beruntung bagi Bhayangkara, Thiago berhasil menutupi kegagalan kompatriotnya pada enam menit jelang pertandingan usai. Berawal dari tendangan bebas Evan Dimas, bola yang jatuh ke kaki Indra Kahfi kemudian diumpan langsung ke Thiago. Tanpa membuang kesempatan, Thiago berhasil menyundul bola dengan keras dan tidak mampu dihalau oleh Yoewanto.

Meski menang, Ibnu mengatakan, masih banyak hal yang perlu dievalusi. Selain proses penyelesaian akhir, kinerja lini tengah juga masih perlu diperbaiki. Karena dalam laga kemarin, lini tengah Bhayangkara yang di komando Evan Dimas dan Khaerallah Abdelkbir cukup kerepotan tanpa kehadiran Muhammad Hargianto yang berposisi gelandang bertahan.

“Evan dan Khaerallah dua-duanya gelandang bertipe menyerang. Jadi tinggal Lee Yoo-Joon sendirian. Ketidakhadiran Hargianto memang cukup berpengaruh,” sambung Ibnu.

Sementara itu, kekalahan kemarin tidak terlalu disesali oleh pelatih Persiba, Jaino Matos. Menurutnya anak asuhnya sudah tampil berani meski bermain di kandang lawan. Hanya saja, timnya lengah menjelang berakhirnya pertandingan. “Tim saya sudah berjuang. Performa anak-anak juga cukup bagus. Tapi ketika satu titik kita kehilangan konsentrasi melalui set piece bola mati, Bhayangkara mampu memanfaatkannya,” ujar Jaino. (raz/jpg)

 

 

 

 

 

Komentar telah ditutup.