Headline

Polisi Sebut Kabel Rol jadi Pemicu Kebakaran

Redaktur:
Polisi Sebut Kabel Rol jadi Pemicu Kebakaran - Headline

INDOPOS.CO.ID - Kebakaran yang terjadi di sebuah rumah mewah di Perumahan Taman Ubud II, No 6, Perumahan Lippo Karawaci, Kecamatan Curug, Kabupaten Tangerang yang terjadi Sabtu pagi (22/10) terus diselidiki polisi. Apalagi dalam peristiwa itu empat penghuni rumah mewah yang terdiri dari ayah, ibu dan dua anaknya tewas terpanggang. Empat korban adalah pasangan suami istri (pasutri), Yohanes Prasetyo, 45 dan istrinya, Lina Prasetyo, 44, serta dua anak mereka, Ludwina, 13, dan Jonathan, 12. Keempatnya tewas akibat tidak dapat menyelamatkan diri dari kobaran api yang sudah membesar di dalam rumah. Di tambah, rumah itu dipasangi teralis besi mulai dari pintu, jendela dan pintu dapur. Penyebab kebakaran itu terungkap setelah Polsek Curug melakukan identifikasi penyebab peristiwa tragis yang menimpa satu keluarga tersebut. ”Penyebab utama kebakaran yang menyebabkan satu keluarga tewas di Perumahan Lippo Karawaci karena korsleting listrik,” terang Kapolsek Curug, Kompol Hadi saat dikonfirmasi INDOPOS.CO.ID, (23/10). Dia mengatakan, api pertama membakar di ruang tamu karena ada kabel rol yang panas akibat banyak kabel yang dicolok. Api langsung menyambar kursi dan karpet di bagian tengah rumah itu merembet ke plafon serta ruangan lain. ”Ini hasil identifikasi awal yang kami temukan di TKP,” katanya juga. Panasnya kabel rol, lanjut Hadi, terbakar karena material kabel yang digunakan cepat panas dan mudah terbakar. Apalagi, kabel pembagi arus listrik ini terpasang kabel perangkat home teater, televisi, kipas angin dan dan beberapa unit kabel elektronik lainnya. Selain itu juga, di bagian ruang tamu rumah milik Yohanes Prasetyo itu terdapat barang-barang yang mudah terbakar. "Kemungkinan diduga setelah pulang dari berkegiatan pemilik lupa mencabut kabel elektronik yang terpasang di ruang tamu. Kami duga dia memilih tidur. Itu yang menyebabkan kebakaran,” paparnya juga. Setelah polisi melakukan evakuasi, jasad empat penghuni rumah yang tewas dengan luka bakar 100 persen langsung diotopsi di RSUD Tangerang. Menurutnya, kasus kebakaran yang terjadi di wilayah Curug diaku didominasi korsleting kabel listrik akibat penggunaan kabel rol. Kasus kebakaran yang terjadi itu mencapai 13 peristiwa selama Oktober. Namun, kata dia baru kali ini amukan si jago merah itu menelan korban jiwa. ”Sudah sering ini kami peringatkan kepada warga untuk tidak menggunakan listrik berlebihan dengan menggunakan kabel rol. Kali ini tragedi kebakaran merenggut korban jiwa dan harta benda,” ujarnya juga. Seperti diketahui amukan jago merah meluluhlantakan rumah milik Yohanes Prasetyo. Saat itu Yohanes bersama istri dan dua anaknya sedang tertidur lelap di kamar mereka masing-masing. Tanpa disadari pemilik rumah api telah berkobar besar di dalam rumah mereka. Sadar dengan api yang berkobar besar empat penguni rumah berusaha menyelamatkan diri. Namun naas, karena rumah itu diteralis besi keempatnya tak dapat keluar dengan selamat dan akhirnya tewas terpanggang. Para warga sekitar yang mengetahu kebakaran itu mencoba melakukan pemadaman dibantu lima mobil pemadam milik Dinas Pemadam Kebakaran Pemkab Tangerang amukan sijago merah dapat dijinakan sekitar 1 jam kemudian. Dari dalam rumah petugas pemadam kebakaran polisi menemukan penghuni rumah yang meregang nyawa. Yohanes ditemukan di ruang tamu, sedangkan istrinya Lina di dapur. Sementara dua anak mereka Luturisa dan Jonatan ditemukan tewas di depan jendela kamar mereka. Warga dan petugas pun berusaha menyelamatkan istriYohanes yang masih hidup dalam tragedi itu dengan dilarikan ke rumah sakit terdekat. Akan tetapi usaha itu tidak membuahkan hasil karena di tengah perjalanan Lina menghembuskan napas terakhirnya. (cok)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Toko Bangunan di Cilandak Ludes Terbakar

Jakarta Raya / 250 Rumah Permukiman Padat Penduduk Ludes Dilalap Api

Internasional / Inggris Butuh 3,1 Juta Rumah Sosial


Baca Juga !.