90 Lintasan Kereta Api Rawan Kecelakaan

INDOPOS.CO.ID– Lintasan sebidang atau perpotongan jalur kereta api (KA) dengan jalan, masih jadi momok menakutkan. Tingginya kecelakaan, kerap terjadi di lintasan tersebut. Meminimalisasi kasus kecelakaan, Direktorat Kecelakaan Perkerataan Apian Kementrian Perhubungan (Kemenhub), mengimbau pemerintah daerah (pemda) menutup lintasan sebidang liar.

Di Divre III Palembang sendiri, tercatat ada 247 lintasan sebidang Resmi. Dari total tersebut, baru 59 dijaga. Sebanyak 54 diantaranya oleh PT KAI, Lima dijaga pihak ketiga.  “Ada 188 lintasan lain belum dijaga. Tapi, ada 90 lintasan sebidang kategori liar sehingga rawan kecelakaan,” jelas Edi Nursalam, direktur keselamatan perkeretaapian Direktorat Jenderal Perkeretaapian, usai workshop preventive, kecelakaan bidang perkeretaapian di hotel Swarna Dwipa, kemarin (24/10).

Baca Juga :

Lintasan sebidang liar ini, menurutnya, rawan kecelakaan. Karena biasanya, lintasan dibangun oleh masyarakat setempat, tanpa diberikan palang pintu. Sehingga, para penggendara jalan, kerap jadi korban kecelakaan, tertabrak KA.

Sebenarnya, lintasan liar ini, lanjutnya, harus ditutup. Namun, penutupan terkadang sulit dilakukan karena kerap bertentangan dengan masyarakat. “Masyarakat buat lintasan itu juga karena butuh. Kalau ditutup, kerap jadi keributan juga,” jelasnya.

Baca Juga :

Solusi terbaik, adalah menjaga lintasan tersebut. Pemda pun, diharapkan turun tangan, menempatkan personel, membantu menjaga lintasan. “Kemenhub sudah membantu memberikan palang pintu. Karena jumlahnya ribuan, anggaran Kemenhub tidak bisa mengcover seluruhnya,” tukasnya.

Dikonfirmasi terpisah, Manager Humas PT KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti mengaku belum mengetahui persis jumlah lintasan sebidang di wilayahnya. “Nanti saya cek dulu,” ucapnya singkat. (win)

Baca Juga :

Komentar telah ditutup.