Tangisan Jessica Tidak Mengubah Putusan Hakim

INDOPOS.CO.ID – Tangisan Jessica Kumala Wongso saat membacakan pleidoi atau nota pembelaan dalam persidangan beberapa waktu lalu, dianggap Hakim Binsar Gultom hanya bersandiwara.

“Majelis hakim menilai itu tidak tulus, hanya sandiwara sebab selama terdakwa terisak pembacaan pleidoi, tidak sedikit pun terdakwa meneteskan air mata,” ujar Binsar membacakan surat putusan di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (27/10).

Baca Juga :

Ini yang Memberatkan Vonis Hakim ke Jessica

Majelis hakim menilai Jessica ada kejanggalan saat pembacaan pleidoi. Saat itu tidak ada tisu atau apapun yang digunakan untuk menghapus air mata Jessica.”Hal itu terbukti tidak tampak air tangisan apalagi saat itu tidak ada tisu atau apapun untuk menghapus air matanya,” ucap Binsar.

Karena alasan tersebut, majelis hakim menolak pembelaan Jessica. Dalam kasus ini, Mirna meninggal seusai meminum es kopi vietnam yang dipesan Jessica di Kafe Olivier pada 6 Januari 2016. Jaksa menuntut Jessica dengan 20 tahun hukuman penjara. Jessica dinilai telah melanggar Pasal 340 KUHP tentang pembunuhan berencana.

Baca Juga :

Majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat menjatuhkan vonis hukuman 20 tahun penjara kepada terdakwa kasus kematian Wayan Mirna Salihin, Jessica Kumala Wongso. Jessica dianggap bersalah dan memenuhi unsur dalam Pasal 340 Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP) tentang Pembunuhan Berencana. (amd)

Komentar telah ditutup.