Kampanye Dimulai, Ini yang Dilakukan Anies-Sandi

INDOPOS.CO.ID – Hari pertama kampanye dimulai. Pelbagai strategi untuk meraup suara warga sudah dicanangkan. Satu di antaranya dengan menggandeng 100 tukang jamu dan mobil iring-iringan dengan logo salam maju bersama.
Baca Juga :
28 Oktober 2016 menjadi hari bersejarah. Selain memperingati hari sumpah pemuda, hari ini, merupakan hari pertama kampanye jelang Pemilihan Kepala Daerah Jakarta 2017. Masing-masing pasangan calon mulai meracik strategi untuk merebut perhatian warga.
Pasangan calon Anies-Sandi memiliki visi-misi maju kotanya, bahagia warganya, serta jargon maju bersama. Mereka akan berkampanye, dengan menggandeng warga biasa yang memberikan pengaruh terhadap kemajuan Jakarta dengan caranya masing-masing.
Ketua Tim Pemenangan Anies-Sandi Mardani Ali Sera menyontohkan, Dewi Sri, tukang jamu yang berhasil dengan membentuk jaringan pedagang. Dewi Sri mengajak 100 orang untuk maju bersamanya.
Kesuksesan Dewi Sri, ucap Mardani, mewakili visi-misi yang dicanangkan Anies-Sandi. Sebab di bidang ekonomi, Anies-Sandi ingin di setiap kelurahan dibuat pusat kewirausahawan. Bahkan, Sandiaga sempat menargetkan, akan melahirkan 200.000 pengusaha.
Tim Anies-Sandi akan berkampanye dengan mobil iring-iringan. Pada mobil itu, akan terpampang gambar logo salam bersama. Di dalam mobil turut ikut Dewi Sri dan tokoh berpengaruh lainnya untuk berkampanye bareng Anies-Sandi.
“Jadi nanti ada mobil yang berlogo salam bersama. Tidak banyak, nah didalamnya itu ada tokoh masyarakat, misalnya Dewi Sri tukang jamu yang sudah bisa mengajak 100 tukang jamu,” ujar Mardani saat dihubungi wartawan Jumat (28/10).
Sementara itu, terkait artis yang ikut serta dalam kampanye, ucap Mardani, Sandiaga tidak ingin sosok artis dijadikan sebagai daya tarik mendapatkan dukungan warga. Tim pemenangan memilih untuk memasukkan Olla Ramlan, Pandji Pragiwaksono, dan sebagainya didalam konsep pemikiran program.
“Sandiaga ingin menunjukkan bila Artis itu merupakan pemikir bukan sebagai penarik perhatian warga,” ucap Mardani.
Dengan begitu, Mardani mengatakan, tim kampanye sudah siap menjalankan strategi untuk meraup dukungan warga selama masa kampanye terbuka empat bulan kedepan.
Untuk dana kampanye Anies-Sandi yang dilaporkan ke Komisi Pemilihan Umum (KPU) DKI yakni sekitar Rp 3,35 Miliar yang didapat dari gotong royong tim, Gerindra Rp 750 Juta, PKS Rp 350 Juta, Anis Rp 750 juta dan Sandi Rp 1,5 Miliar.
“Kami sudah siap untuk kampanye memenangkan warga, bukan memenangkan Anies-Sandi,” tutup Mardani. (rmn)

Komentar telah ditutup.