KPUD: Jadikan Pilkada Jakarta ?Indah Seperti Pelangi di Langit

INDOPOS.CO.ID – ?Ketua KPUD DKI Jakarta, Sumarno mengatakan, bahwa acara deklarasi damai dan berintegritas dilakukan agar Pilkada Jakarta dapat berjalan dengan baik tanpa adanya konflik di Ibu Kota.

“Warna bendera nantinya akan berbeda dan yel-yel juga akan membedakan. Tetapi perbedaan itu sebenarnya sama karena kita warga Jakarta. Oleh karena itu KPUD DKI mendeklarasikan kampanye damai dan berintegritas,” kata Sumarno di Silang Monas, Jakarta, Sabtu (28/10).

Baca Juga :

Sumarno berharap, seluruh pasangan calon tidak ada yang menginginkan terjadinya konflik dan kesalahpahaman. Meski warga bendera dan yel-yel berbeda, Suamarno mengimbau hal itu tidak mengkotak-kotakkan warga Jakarta.

“?Kita jadikan Pilkada Jakarta ?indah seperti Pelangi di langit. Meski berbeda warga tapi dia (pelangi) itu indah. Karena pada dasarnya di Jakarta, perbedaan itu yang membuat Jakarta indah,” tegas Sumarno.

?Sumarno menjelaskan, pada dasarnya setiap pasangan calon telah siap untuk terpilih dan untuk tidak terpilih. Meski begitu, deklarasi kampanye damai dan berintegritas dilakukan KPUD DKI agar memastikan Pilgub Ibu Kota berjalan dengan baik.

“Pada dasarnya setiap pasangan calon untuk siap terpilih dan tidak terpilih. Deklarasi ini dilakukan agar memberi pesan kepada para simpatisan ?dan tim sukses agar mewujudkan perdamaian,” jelasnya.

Sumarno menegaskan, ketiga pasangan calon telah mewujudkan perdamaian dengan berfoto selfie bersama saat pemeriksaan kesehatan. Sehingga, hal tersebut membuat viral di sosial media.

“Kedamaian seperti itu harus ditindak lanjuti oleh tim sukses. Nanti kita akan memberikan tanda dengan telapak tangan warna warni. Ini adalah simbol Jakarta itu miniatur Indonesia. Keberagaman bukan kelemahan tapi justru menjadi kebesaran kita,” tegasnya.

Ia berharap, selama 107 hari ke depan yang menjadi masa kampenye bagi ketiga kandidat untuk ?dapat mengikuti aturan yang ditetapkan oleh KPUD DKI Jakarta.

“Bahwa? 107 hari akan memasuki masa kampanye. Pasti ada penyebar luasan dan menempelkan semua. KPU dan Bawaslu juga telah mengatur dan aturan kampanye sudah kami sosialisasikan. Jangan karena Pilkada kota kita menjadi kotor dan menempelan yang tidak baik,” tutupnya. (rmn)

Komentar telah ditutup.