Jakarta Raya

Bejat! Pria Ini Garap Para Korbannya di Atas Karpet

Redaktur:
Bejat! Pria Ini Garap Para Korbannya di Atas Karpet - Jakarta Raya

INDOPOS.CO.ID - Sebanyak 16 anak masih di bawah umur menjadi korban perbuatan cabul (asusila) tersangka berinisial HS, 28, penjual nasi goreng. Aksi bejat tersebut, dilakukan pada tanggal 14 Oktober 2016 di Gg. Perintis, RT 10/10, Kebon Baru, Tebet, Jakarta Selatan. Korban IR, 16, melaporkan kejadian itu ke Polsek Tebet. Tersangka berdalih motif perbuatannya bejatnya itu lantaran dendam karena pernah menjadi korban pencabulan di masa kecilnya. Kapolsek Tebet, Kompol Nurdin A. Rahman mengatakan pada Jumat, (14/10) bulan lalu sekitar pukul 01.00, di Gg. Perintis, Kebon Baru, Tebet, terjadi aksi asusila terhadap 16 anak setiap pulang bermain. "Dalam perbuatannya tersangka HS mengiming-imingi uang Rp 10.000 kepada para korbannya," ungkap Nurdin. Kepada korbannya, HS selalu mengatakan apabila ingin mendapatkan uang jajan korban disuruh datang ke rumah kontrakan tersangka di Gg. Perintis. "Saat korbannya datang kerumah kontrakan tersangka, maka korban dimasukkan kedalam kamar kontrakan yang kosong," ungkap Nurdin lagi. Saat aksi cabulnya dilakukan terhadap korbannya, saat itu kontrakan selalu sepi dan tidak ada istri tersangka di kontrakan. Aksinya pencabulan dilakukan pada alas karpet warna ungu. Pakaian korban dilucuti hinnga tak menempel sehelai benang pun di badan. Lalu korban melampiaskan nafsu bejatnya. Korban pun selalu diancam agar tidak mengadu kepada siapa pun. Jika mengadu maka tersangka akan memukul, kemudian tersangka memberikan uang Rp 10.000. Dari 16 korban pencabulan, empat korban di antaranya berinisial IR, 14, MF, 11, MR, 13,dan MH, 10, mengadu kepada pihak keluarga korban. Jika mereka mengalami dan menjadi korban perbuatan asusila oleh HS. Geram mendengar pengakuan korban maka keempat keluarga korban melaporkan kejadian itu ke Polsek Tebet. "Usai mendapatkan laporan dari korban maka tersangka kami tangkap pada 27 Oktober 2016 lalu. Menurut pengakuannya, dia hanya ingat jika korbannya ada 16 orang dan rata-rata laki-laki berusia 12-14 tahun, dari mulai SD hingga SMP. Tersangka penjual nasi goreng dan sudah menikah namun belum punya anak," ulas Kapolsek. "Saat ini sudah ada 4 saksi dan kami akan periksa tersangka intensife," ungkapnya. Diketahui, dulu tersangka pun pernah menjadi korban pencabulan. "Aksinya sudah dilakukan selama 1,5 tahun," tegasnya. Barang bukti yang disita korban berupa 1 potong sarung warna cokelat kotak-kotak, 1 potong kaus singlet warna putih, handuk merah dan karpet ungu. Atas kejadian tersebut, tersangka HS dijerat Pasal 292 KUHP dan Pasal 76 E Jo UU RI No. 35 Tahun 2014 atas perubahan UU RI No. 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak. Dengan ancaman hukuman maksimal 15 tahun penjara. (ibl)

TAGS

Baca Juga


Berita Terkait

Megapolitan / Diduga Mesum, 12 ABG di Kota Bogor Digiring Aparat

Depok / Delapan Bocah Korban Guru SD Direhabilitasi

Nusantara / Asusila, Remaja di Bawah Umur Digerebek Warga


Baca Juga !.