Terus Buru Gembong Narkoba yang Kabur

INDOPOS.CO.ID – Pengejaran terhadap dua warga binaan Rutan Kelas II-B Balikpapan Abdul Basit, 40, warga negara Malaysia, dan Udin alias La Deni, 30, warga Graha Indah Balikpapan Utara, terus dilakukan.

Petugas Rutan Balikpapan bersama kepolisian melakukan penjagaan di titik keluar dan masuk wilayah perbatasan. Penjagaan tersebut meliputi kawasan bandara, pelabuhan, terminal, serta jalur penghubung antarkota. Kepala Rutan Kelas II-B Balikpapan Budi Prajitno menuturkan, lokasi yang diduga sebagai pelarian oleh kedua warga binaan tersebut juga sudah diperiksa.

Baca Juga :

DPR: Narkoba di Sumut Sudah Mengkhawatirkan

“Masih nihil, kami terus berusaha melakukan pencarian hingga dapat. Rumah salah satu pelaku sudah kita datangi dan kerabatnya, untuk Basit memang tidak ada keluarga di sini,” ujarnya.

Terkait proses pencarian, lanjut Budi, mengerahkan seluruh petugas Lapas yang ada. “Tidak ada terkecuali semua turun mencari kedua warga binaan yang kabur. Kecuali yang pas dinas harus stand by,” tuturnya.

Mantan karutan Tanjung Redep ini menegaskan, terkait benda terlarang seperti gergaji yang digunakan untuk kabur pihaknya mengaku kecolongan. “Kami belum tahu bagaimana barang terlarang itu bisa masuk. Padahal calon pembesuk sebelum masuk sudah diperiksa bahkan ada ruang khusus pemeriksaan barang bawaan,” bebernya.

Budi belum bisa menyimpulkan terkait adanya dugaan keterlibatan oknum petugas. “Belum sampai ke sana, kami masih fokus pencarian namun jelas petugas yang jaga pasti kami periksa juga. Kita bisa mengetahui jika kedua warga binaan yang kabur tertangkap,” tutupnya.

Baca Juga :

Ibu Rumah Tangga Dicokok Polisi

Diberitakan sebelumnya bermodalkan gergaji besi, kabel dan selang air dua nara pidana Rutan Klas II-B Balikpapan kabur pada Rabu (9/11) pagi. Diketahui kedua narapidana tersebut Basit dan Udin alias La Deni.

Aksi nekad kaburnya dua napi tersebut terjadi sekira pukul 06.00 Wita, di mana ketika itu petugas sipir tengah melakukan patroli dengan berjalan mengelilingi blok.Tiba-tiba petugas melihat seseorang loncat dari pagar tembok setinggi 5 meter. Sontak sang sipir langsung meneriaki dan memukul lonceng peringatan serta melakukan pengejaran.Usaha petugas yang kala itu dijaga oleh enam orang untuk menangkap seseorang yang diduga tahanan kabur tidak membuahkan hasil.

Hingga akhirnya sekira pukul 06.30 Wita, penghuni Rutan Blok A yang berisi empat warga binaan sisa hanya dua orang. Dipastikan Basit dan Udin kabur. Basit merupakan gembong narkoba internasional jenis sabu yang ditangkap oleh anggota Dit Reskoba Polda Kaltim pada 2015 atas kasus kepemilikan 1 kg sabu. Sedangkan Udin merupakan narapidana kasus pencurian yang ditangkap oleh anggota Polsek Balikpapan Selatan pada Juni 2016 dan divonis 1 tahun 6 bulan. (pri/jpg)

 

Komentar telah ditutup.