Jakarta Raya

Kebakaran Apartemen Soho, Polisi Periksa 5 Saksi

Redaktur:
Kebakaran Apartemen Soho, Polisi Periksa 5 Saksi - Jakarta Raya

INDOPOS.CO.ID - Polisi masih terus menyelidiki penyebab kebakaran dasyat yang terjadi pada Rabu malam (9/11) yang melanda gedung Apartemen Soho Poci di Jalan S. Parman Tanjung Duren Jakarta Barat. Penyelidikan juga menyasar apakah ada unsur kelalaian dalam kejadian tersebut. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Pol Awi Setiyono mengatakan dalam rangka penyelidikan tersebut, pihaknya masih terus menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) di lokasi kebakaran. ”Yang jelas kami masih mendalaminya, sehingga kami masih belum bisa memastikan apa ada unsur kelalaian atau memang bencana dalam kejadian itu. Petugas masih terus melakukan olah TKP di lokasi,” lontar Awi di Mapolda Metro Jaya, Kamis (10/11). Menurutnya, pihaknya termasuk petugas di lapangan membutuhkan waktu untuk memeriksa gedung tersebut. Termasuk memeriksa ruangan di setiap lantai di gedung. Terkait informasi yang disampaikan pihak managemen gedung Neo Soho yang menyebutkan titik api berasal dari lantai 9C parkiran. Namun Kombes Awi sendiri belum bisa memastikan laporan itu. ”Makanya satu per satu akan kami sisir supaya bisa mendapat bukti dan kejelasannya. Karena gedung itu ada 38 lantai,” ungkap Awi. Terkait nilai kerugian materil, menurut Awi kepolisian belum bisa memperkirakannya. Alasannya pihaknya masih harus berkoordinasi dengan pihak pengembang dan pihak pengelola gedung Neo Soho untuk mendata kerugian akibat kebakaran tersebut. ”Jadi harus mengecek lagi, kami akan kerja sama dengan pengelola dan pengembang untuk sekalian menghitung kerugian,” tegasnya. Kombes Awi memastikan hingga saat ini pihaknya sudah memeriksa 5 orang saksi. Kelima saksi yang diperiksa itu di antaranya satpam gedung dan pekerja bangunan di gedung itu. ”Sudah ada lima orang yang diperiksa sebagai saksi. Mereka yang langsung lihat kejadiannya," kata Awi. Gedung Soho Poci yang berlokasi di Jalan Letjen S. Parman terbakar hebat selama 3 jam pada Rabu malam (9/11) mulai sekitar pukul 21.00. Api berhasil dijinakkan sekitar pukul 24.00. Saat itu Dinas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran (PKP) Jakarta Barat menerjunkan 30 unit mobil Damkar plus unit Sky Lift untuk memadamkan api. Beberapa saksi mata menyebutkan dalam kebakaran itu sempat terjadi dua kali ledakan hebat di gedung tersebut. Kasudin PKP Jakarta Barat Hardisiswa menegaskan dalam peristiwa kebakaran itu tidak ada satupun lantai lolos dari jilatan api. ”Semuanya ludes dilalap api, hanya unit mall saja yang bisa selamat sedikit. Tapi bagian balkon sisi barat ikut terbakar,” ungkap Hardisiswa di lokasi kebakaran. Kobaran si jago merah semakin membesar lantaran hembusan angin begitu kencang. Ditambah lai banyaknya meterial yang mudah terbakar kalau terjilat api. ”Kesulitannya tingginya gedung sehingga tak tersentuh air serta kuatnya tiupan angin dan puing-puing bangunan yang runtuh,” katanya. Sementara itu PT Agung Podomoro Land selaku pengembang gedung menyatakan tak ada satupun korban luka atau tewas dalam peristiwa kebakaran tersebut, baik pekerja bangunan, petugas satpam, maupun penghuni apartemen. Hal itu disampaikan General Manager Kawasan Agung Podomoro Tanjung Duren Calvin. Dikatakan, kebakaran tersebut terjadi di Apartemen Soho Poci yang masih dalam tahap konstruksi. Belum ada satu ruangan yang berpenghuni. Menurutnya api menjalar ke sisi luar gedung yang masih terbungkus plastik Alumunium Composite Plastik (ACP) ditambah kencangnya tiupan angin. Sehingga api cepat membesar di sisi luar gedung. ”Tidak ada korban luka dan jiwa dalam kebakaran ini. Penyebab kebakaran masih menunggu penyelidikan kepolisian,” ungkapnya. (ind)

TAGS

Berita Terkait

Megapolitan / Toko Bangunan di Cilandak Ludes Terbakar

Jakarta Raya / 250 Rumah Permukiman Padat Penduduk Ludes Dilalap Api

Internasional / Inggris Butuh 3,1 Juta Rumah Sosial


Baca Juga !.