Ical Mulai Khawatir dengan Golkar

INDOPOS.CO.ID – Ketua Dewan Pembina Partai Golkar, Aburizal Bakrie (Ical) mulai geram dengan kepemimpinan Setya Novanto sebagi ketua umum partai beringin. Ical menilai, Novanto telah mengubah Golkar menjadi partai yang tidak lagi kritis dalam menyikapi kebijakan pemerintah, setelah menjadi bagian partai pendukung kepemimpinan Joko Widodo-Jusuf Kalla.

”Kader Partai Golkar diminta tetap mengkritisi kinerja pemerintah. Walau saat ini Golkar adalah partai koalisi pemerintah,” ungkap Ical, Ketua Dewan Pembina Partai Golkar kepada wartawan usai dialog internal Partai Golkar di Kantor DPP Golkar, Slipi, Jakarta Barat, Kamis (10/11).

Adapun sikap kritis itu, menurut Ical, harus ditunjukkan kader Golkar, khususnya yang duduk di DPR dan DPRD. Mantan Ketua Umum Partai Golkar itu menilai, selama menjadi partai pendukung pemerintah, para kader dan pengurus Partai Golkar urung mengkritik pemerintah.

”Saran ini bisa menjadi masukan agar dibolehkan fraksi memberikan kritik-kritik yang membangun dengan solusi. Ketua Umum Golkar saat ini harus mengintruksikan hal itu,” tukas Ical lantang.

Menurut dia, kepercayaan masyarakat kepada Partai Golkar bisa menurun jika partai berlambang pohon beringin itu tidak menyuarakan aspirasi masyarakat.

Dia mengingatkan, saat ini Golkar merupakan partai politik terbesar kedua. Ical mengharapkan partainya menjadi terbesar pertama. ”Sikap Partai Golkar harus bisa dihargai oleh semua pihak,” imbuhnya.

Baca Juga :

Sementara, Ketua Umum Partai Golkar, Setya Novanto menyatakan partainya tetap konsisten. Pihaknya akan terus mendukung kebijakan pemerintahan serta memberikan dukungan kepada Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) pada pilkada DKI 2017 mendatang.

Menurut Novanto, usulan dari internal partainya agar dukungan ke Ahok dievaluasi merupakan dinamika politik yang lumrah. Namun, mantan ketua DPR itu menjamin dukungan ke Ahok pada pilkada DKI tak akan ditarik. ”Kita selalu konsisten terus mendukung kebijakan dan melakukan dukungan pada Ahok,” ucap Novanto di kantor DPP Partai Golkar, Slipi, Jakarta, Kamis (10/11). (aen)

Komentar telah ditutup.